Percaya Tidak Fenomena Pepohonan Bambu Mati Masal di Belu

  • 23 Agt 2023 13:08 WIB
  •  Atambua

KBRN, Atambua: Pepohonan bambu hutan mengalami mati masal terjadi di lokasi kawasan hutan di wilayah Kabupaten Belu-NTT. Hal ini pun yang menjadi fenomena langka dikarenakan jarang terlihat dalam suatu jangka waktu.

Percaya tidak percaya ratusan pepohonan bambu hutan yang sebelumnya tumbuh subur terlihat di sepanjang lokasi kawasan hutan menuju Atapupu wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak Belu kini hampir sebagian besar pepohonan sudah mengalami kering batang dan mati.

Camat Kakuluk Mesak Belu Amandus Linci turut mengamati fenomena yang terjadi pepohonan bambu hutan yang ada di sepanjang lokasi hutan ruas jalan menuju Atapupu Belu mengalami mati masal.

Menurutnya dalam beberapa tahun belakangan terdapat sebuah sikkus berbeda pepohonan bambu hutan yang tumbuh liar di hutan mengalami kering dan mati sendirian.

"Tahun ini ada satu siklus yang berbeda setiap 40 atau 50 tahun bambu bambu hutan itu mati dengan sendirinya. Ini yang memang terjadi kita lihat," ungkap Camat Kakuluk Mesak Belu Amandus Linci saat disambangi rri.co.id di ruang kerjanya, Rabu (23/8/2023).

Padahal adanya kawasan hutan dengan lebatnya pepohonan bambu hutan yang sebelumnya tumbuh subur di sepanjang lokasi kawasan hutan banyak manfaat. Salah satunya berfungsi menahan laju erosi tanah.

Namun kini adanya ancaman longsoran tanah terjadi di beberapa titik ruas jalan seperti di lokasi km 6 arah Atapupu bisa juga disebabkan sudah tidak berfungsi perakaran bambu. "Kalau saya tahu bambu itu juga yang tahan tanah karena sudah mati mudah saja longsor," ujarnya.

Apabila kita melintas melalui ruas jalan menuju wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak Belu akan disuguhi sebuah pemandangan kurang menarik berupa kerusakan hutan bambu secara masif dikarenakan mati masal. Dan kini hanya terlihat hanya meninggalkan rumpun batangan bambu yang sudah kering dan mati.

Rekomendasi Berita