Pengelola Dapur MBG Pastikan Operasional Tetap Aman meski Harga LPG Naik

  • 26 Apr 2026 08:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) memastikan operasional SPPG tetap berjalan normal di tengah kenaikan harga LPG non-subsidi.

RRI.CO.ID, Jakarta – Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dipastikan tetap berjalan normal di tengah kenaikan harga LPG nonsubsidi. Demikian disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), Abdul Rivai Rais.

“Sejauh ini belum ada keluhan dari pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujarnya, Sabtu, 24 April 2026. Meski begitu, Rivai menegaskan pihaknya tetap memantau kebutuhan energi di setiap SPPG, terutama di wilayah 3T.

Menurut dia, APPMBGI juga mendorong adanya jaminan akses energi berkelanjutan di setiap ddapur MBG. “Ini agar distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat tidak terganggu,” ucapnya.

Rivai mengatakan tantangan akses energi di sejumlah daerah membuka peluang penggunaan sumber alternatif sebagai substitusi bahan bakar dapur MBG. Ini dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan operasional, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan distribusi energi konvensional.



Berdasarkan pemantauan internal APPMBGI, isu energi saat ini belum menjadi persoalan yang membebani pengelola dapur MBG. Sehingga, Rivai memastikan anggota asosiasi yang terdaftar masih dapat menjalankan operasional secara normal.

Saat ini APPMBGI telah memiliki kepengurusan di 38 provinsi seluruh Indonesia. Menurut Rivai, hal ini akan mempermudah koordinasi pelaksanaan MBG dengan pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN).

Organisasi ini menyatakan akan memberikan advokasi kepada pengelola dapur MBG agar pelaksanaannya sesuai ketentuan. “Kami berperan ikut melakukan supervisi dan edukasi serta sosialisasi regulasi agar standar layanan MBG terpenuhi,” kata Rivai.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....