APPMBGI Bentuk Pengurus di 38 Provinsi, Siap Kawal Program MBG
- 25 Apr 2026 13:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menuntaskan pembentukan kepengurusan di 38 provinsi dalam waktu sekitar tiga bulan.
- Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras menyebut percepatan pembentukan organisasi menjadi fondasi penting mendukung kebijakan nasional pangan bergizi yang berkelanjutan kuat.
- APPMBGI juga mengklaim telah mengidentifikasi sedikitnya 5.000 dapur yang beroperasi secara mandiri di bawah naungan anggotanya
RRI.CO.ID, Jakarta - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menuntaskan pembentukan kepengurusan di 38 provinsi dalam waktu sekitar tiga bulan. Langkah ini dilakukan sebagai memperkuat pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras menyebut percepatan pembentukan organisasi menjadi fondasi penting mendukung kebijakan nasional pangan bergizi yang berkelanjutan kuat. Menurutnya, langkah cepat itu memperkuat kesiapan daerah menjalankan program makan bergizi gratis secara nasional dan merata bagi masyarakat.
“Perlu kami laporkan bahwa 38 provinsi yang ada itu terbentuk dalam waktu kurang lebih tiga bulan. Ini sangat cepat dan luar biasa,” kata Abdul Rivai Ras saat memberikan sambutan dalam Pembukaan APPMBGI National Summit 2026 di Jakarta, Sabtu, 25 April 2026.
Selain tingkat provinsi, kata Abdul, pihaknya juga telah membentuk kepengurusan di 145 kabupaten dan kota Indonesia. Menurut Abdul, jaringan organisasi yang tersebar hingga daerah akan mempermudah koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN).
“Selain di tingkat provinsi, kami telah membentuk kepengurusan di 145 kabupaten/kota untuk memperkuat jaringan. Jaringan ini memudahkan koordinasi dengan BGN agar pelaksanaan program MBG berjalan efektif di daerah,” ucap Abdul.
Abdul menegaskan pengurus APPMBGI daerah dipilih dari kalangan berkapasitas tinggi dan memiliki kredibilitas kuat untuk mendukung program nasional. Mereka berasal dari pengusaha lokal hingga tokoh profesional yang memahami pengelolaan usaha secara menyeluruh di berbagai daerah Indonesia.
“Rata-rata pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota adalah orang-orang kredibel, pengusaha lokal yang tangguh. Mereka juga mempunyai kemampuan mengelola program secara serius,” ujarnya.
APPMBGI juga mengklaim telah mengidentifikasi sedikitnya 5.000 dapur yang beroperasi secara mandiri di bawah naungan anggotanya. Keberadaan struktur organisasi di seluruh provinsi diharapkan dapat memperkuat pembinaan, advokasi, standardisasi, hingga sertifikasi pengelola dapur di daerah.
“APPMBGI akan menjadi jaring pengaman kebijakan pemerintah, khususnya program Makan Bergizi Gratis berskala nasional yang berkelanjutan. Kami siap mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subiantopelaksanaannya tepat sasaran di seluruh pelosok daerah Indonesia secara konsisten,” kata Abdul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....