Polres Cianjur Imbau Warga Tertib di Jalur Alternatif Puncak

  • 28 Mar 2026 11:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Polisi mengingatkan praktik di “jalan tikus” harus tetap sesuai aturan dan tidak merugikan pengguna jalan.
  • Masyarakat diperbolehkan memanfaatkan arus balik untuk mencari penghasilan, selama dilakukan secara jujur dan tidak melanggar hukum.
  • Polres Cianjur akan menindak tegas praktik ilegal seperti pemerasan, penipuan, dan penyesatan di jalur alternatif.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepolisian Resor Cianjur mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan praktik melanggar hukum di tengah tingginya mobilitas arus balik Lebaran. Khususnya di kawasan Puncak yang dikenal memiliki banyak jalur alternatif atau “jalan tikus”.

Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yuriko Hadi memahami bahwa adanya potensi masyarakat memanfaatkan momentum arus balik untuk menambah penghasilan. Misalnya dengan menawarkan jasa pemandu jalan, namun, hal tersebut harus tetap berada dalam koridor hukum.

"Kami tidak bisa melarang masyarakat untuk mencari tambahan pundi-pundi ekonomi. Justru Polri hadir untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat, termasuk dalam perputaran roda ekonomi," katanya dalam wawancara bersama PRO3 RRI, Sabtu, 28 Maret 2026.

Ia menegaskan, aktivitas ekonomi yang muncul di jalur alternatif tetap diperbolehkan selama tidak merugikan pengguna jalan. Pihaknya juga membuka ruang bagi inisiatif warga selama dilakukan secara jujur dan transparan.

Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar masyarakat tidak menyalahgunakan situasi dengan melakukan tindakan ilegal. Seperti pemerasan, penipuan, atau memberikan informasi yang menyesatkan kepada pengendara.

"Yang pasti kami mengingatkan, jangan sampai upaya mencari tambahan pundi-pundi tersebut justru bersentuhan dengan hukum. Misalnya ada pemerasan, penipuan, atau penyesatan, itu yang tidak kami inginkan," ucapnya.

Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Brebes telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Guna mengantisipasi puncak arus balik Lebaran 2026 gelombang kedua yang diprediksi jatuh pada tanggal 28 dan 29 Maret.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah, menyampaikan bahwa hingga Jumat malam arus lalu lintas terpantau ramai lancar. Namun, pihak kepolisian tetap waspada mengingat masih ada persentase pemudik yang belum kembali ke wilayah Jabodetabek.

“Kami memprediksi masih akan ada lonjakan kendaraan nanti malam atau esok hari. Kami telah menyiapkan beberapa Cara Bertindak (CB) yang telah dikoordinasikan secara terpusat," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....