Korlantas Siapkan Perpanjangan One Way Arus Balik Gelombang Kedua Lebaran 2026

  • 28 Mar 2026 06:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Korlantas siapkan one way tahap III hingga Batang, Kendal, atau KM 414
  • Arus balik gelombang kedua belum puncak, lalu lintas masih landai
  • Penertiban kendaraan sumbu tiga dilakukan untuk jaga kelancaran arus balik

RRI.CO.ID, Jakarta - Korlantas Polri menyiapkan skema perpanjangan one way pada arus balik gelombang kedua Lebaran 2026. Langkah ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari Trans Jawa menuju Jakarta.

Menurutnya, one way tahap pertama dan tahap kedua yang berlaku dari KM 263 hingga KM 70 belum dicabut. Rekayasa itu masih dipertahankan untuk mengantisipasi bangkitan arus dari Jawa Tengah.

“One way tahap pertama serta kedua malam ini belum dicabut. Kami lanjutkan untuk mengantisipasi bangkitan arus dari Jawa Tengah,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho di KM 48 Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu, 28 Maret 2026.

Ia menjelaskan perpanjangan one way akan ditentukan berdasarkan peningkatan volume kendaraan saat puncak arus balik gelombang kedua. Skema perpanjangan disiapkan dari KM 275 Batang atau KM 390 Kendal.

Jika arus kendaraan terus meningkat, one way dapat kembali diperpanjang hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung. Kebijakan itu akan diputuskan setelah melihat traffic counting malam hingga pagi hari.

“Besok kemungkinan one way tahap tiga akan kami perpanjang. Bisa di Batang, Kendal, atau sampai KM 414 Kalikangkung,” ucapnya.

Ia mengatakan puncak arus balik gelombang kedua diperkirakan belum terjadi pada Jumat malam. Kondisi lalu lintas masih cenderung landai setelah puncak arus balik pertama pada 24 Maret.

Korlantas juga memusatkan perhatian pada penertiban kendaraan logistik sumbu tiga selama arus balik berlangsung. Langkah itu dilakukan atas perintah Kapolri untuk menjaga kelancaran lalu lintas.

“Traffic malam ini tidak terlalu tinggi sehingga kami konsentrasi pada penertiban SKB. Kami mengimbau pengusaha logistik sumbu tiga untuk tidak beroperasi dulu,” katanya.

Polri akan terus mengevaluasi situasi arus balik berdasarkan volume kendaraan yang masuk ke Jakarta. Seluruh rekayasa lalu lintas disiapkan agar perjalanan pemudik tetap aman dan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....