Menteri ESDM Pastikan Pasokan Energi Aman saat Arus Balik Lebaran 2026
- 27 Mar 2026 13:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bahlil Lahadalia memastikan pasokan energi nasional tetap aman setelah pemantauan langsung di SPBU wilayah Jawa Tengah
- Pemerintah menjamin kebutuhan BBM dan energi masyarakat terpenuhi selama mudik dan arus balik Lebaran 2026
- Stabilitas energi nasional dijaga di tengah ketidakpastian global, dengan strategi pengurangan impor solar dan diversifikasi pasokan minyak
RRI.CO.ID, Karanganyar - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pasokan energi nasional tetap aman selama arus balik Lebaran 2026. Kepastian tersebut disampaikan setelah pemantauan langsung kondisi distribusi energi di sejumlah SPBU wilayah Jawa Tengah.
Pemantauan dilakukan di SPBU 35i Rest Area 519B Sragen dan SPBU 44.577.09 Bolon Karanganyar, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan bahan bakar dan layanan pendukung berjalan optimal selama arus balik mudik.
"Alhamdulillah, kami dapat melaporkan bahwa atas kerjasama tim dan kerjasama dari masyarakat, Satgas di sektor ESDM. Mulai dari 10 hari sebelum Hari Raya sampai dengan sekarang, Alhamdulillah berjalan baik," ujar Bahlil kepada awak media di SPBU Bolon, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis, 26 Maret 2026.
Bahlil mengatakan, Kementerian ESDM menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Menurutnya, masyarakat dapat menikmati momen berkumpul bersama keluarga dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan energi.
Selain itu, pemerintah juga memastikan stabilitas energi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasokan global. Kondisi tersebut dipengaruhi dinamika geopolitik internasional, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada distribusi energi dunia.
Ia memastikan, langkah pemerintah dilakukan sesuai mandat Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga ketahanan energi nasional. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap menggunakan energi secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengatakan, arahan Presiden untuk segera mencari pasokan minyak dari berbagai negara serta mengoptimalkan seluruh sumber energi nasional yang dimiliki. Ia juga memastikan kepada masyarakat bahwa impor solar tidak lagi dilakukan, sementara bensin masih sekitar 50 persen impor dengan alternatif pasokan termasuk minyak mentah telah disiapkan.
"Harus saya yakinkan kepada rakyat Indonesia, bahwa solar kita Insya Allah tidak lagi kita lakukan impor, jadi, clear. BBM berbentuk bensin, sebagian 50 persen kita masih impor, sebagian kita dalam negeri, tetapi kita sudah mencari alternatif-alternatifnya, termasuk crude (minyak mentah)-nya," katanya
Bahlil menekankan pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat dalam menjaga ketersediaan energi melalui penggunaan yang bijak dan efisien. Ia juga mengingatkan penggunaan energi harus dilakukan secara bertanggung jawab demi keberlanjutan pasokan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....