Mobilitas Tinggi, Polri Pastikan Arus Mudik dan Balik Tetap Aman
- 26 Mar 2026 15:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mabes Polri menyatakan bahwa pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib dan terkendali
- Pemerintah memastikan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta - Mabes Polri menyatakan bahwa pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib dan terkendali. Meskipun, terjadi lonjakan mobilitas masyarakat.
“Secara umum arus mudik dan balik Lebaran 2026 aman, tertib, terkendali meski mobilitas masyarakat meningkat tinggi dibanding sebelumnya. Kondisi tersebut menunjukkan efektivitas pengamanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan lintas instansi,” kata Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Tjahyono Saputro dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Berdasarkan data hingga 25 Maret 2026, Tjahyono menyebutkan total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau sekitar 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. Sementara, untuk kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.
“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua. Arus balik kedua akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026,” ucapnya.
Ia menambahkan, puncak arus mudik terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 kendaraan keluar Jakarta. Angka ini mengalami kenaikan 4,62 persen jika dibandingkan tahun 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.
“Sementara itu, puncak arus balik tercatat pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan volume 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen. Kelancaran lalu lintas, tidak terlepas dari penerapan rekayasa lalu lintas berbasis parameter, seperti contraflow bertahap, one way lokal Presisi, hingga one way nasional,” ucapnya.
Sementara, Pemerintah memastikan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
“Alhamdulillah, arus mudik berjalan lancar dan aman. Dibandingkan tahun lalu, jumlah pemudik meningkat, namun kasus kecelakaan justru menurun,” kata Pratikno dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Lebih lanjut, Pratikno menyebut puncak arus mudik 18 Maret 2026 mencapai 270.315 kendaraan, meningkat 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Total kendaraan yang keluar dari Jakarta tercatat mencapai sekitar 2,52 juta unit atau naik tipis 0,9 persen.
“Data Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 juga menunjukkan lonjakan pergerakan di berbagai moda transportasi. Pada H-3, penumpang penyeberangan 403.883 orang, kereta api 401.238, udara 311.836, dan darat 232.016 penumpang tercatat sangat tinggi,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....