Kemenhub Laporkan Lonjakan Penumpang Kereta Api selama Libur Lebaran 2026

  • 26 Mar 2026 10:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan lonjakan signifikan penumpang kereta api selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.
  • Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah terjadi dalam dua gelombang.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan lonjakan signifikan penumpang kereta api selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Menurut data Posko Lebaran Kemenhub, hingga H+3, total penumpang kereta api mencapai jutaan orang.

“Jumlah penumpang kereta antarkota sebanyak 2.691.975 orang dan perkotaan regional 2.247.255 orang,” kata Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kemenhub, Arif Anwar, Kamis, 26 Maret 2026. Sehingga secara total, lanjut dia, jumlah penumpang kereta api hingga H+3 Lebaran mencapai 4.899.230 orang.

Arif mengatakan jumlah tersebut naik 12,65 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. "Hal ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi darat terutama kereta api," ucapnya.

Arif menekankan tingkat keterisian kereta api saat arus balik menunjukkan angka tinggi, bahkan melampaui kapasitas tersedia. “Berdasarkan data pemesanan tiket hingga 25 Maret 2026 pukul 11.00 WIB, load factor mencapai 115,9 persen,” ujarnya.

Menurut Arif, tingkat keterisian kereta dengan perjalanan dari barat ke timur (kereta genap) mencapai 108,2 persen. Sedangkan tingkat keterisian kereta dari timur ke barat (kereta ganjil) mencapai 123,6 persen.

Kemenhub sebelumnya memprediksi puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah akan terjadi dalam dua gelombang. Hal ini berdasarkan hasil survei dan pemantauan di Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026.

Ketua Harian Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026, Hasan Sadili, mengatakan potensi pergerakan masyarakat mencapai angka signifikan.”Diperkirakan jumlahnya mencapai sekitar 143,91 juta orang,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....