Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Pengamanan Tetap Dilanjutkan melalui KRYD
- 26 Mar 2026 08:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup, pengamanan dilanjutkan melalui KRYD hingga 29 Maret
- Rekayasa lalu lintas berbasis data seperti one way nasional dan lokal dinilai efektif jaga kelancaran
- Fatalitas korban meninggal turun 30,41 persen, namun sisa arus balik 42,29 persen masih dikawal
RRI.CO.ID, Jakarta - Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho resmi menutup Operasi Ketupat 2026 setelah berlangsung selama 13 hari. Pengamanan arus balik tetap dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.
Penutupan Operasi Ketupat 2026 dilakukan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu malam, 25 Maret 2026. Secara umum, Kakorlantas mengatakan situasi kamtibmas selama Lebaran terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa kejadian menonjol.
“Operasi Ketupat dilaksanakan selama 13 hari sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Namun pengamanan tetap dilanjutkan melalui KRYD hingga 29 Maret,” ujarnya.
Kakorlantas menyebut, kelancaran arus lalu lintas tidak terlepas dari sinergi seluruh stakeholder di lapangan. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan dinilai tepat, terukur, dan berbasis data real time.
Dalam operasi ini, Polri menerapkan skema one way nasional presisi dari KM 70 hingga KM 414 saat arus mudik. Sementara saat arus balik, skema diberlakukan dari KM 414 hingga KM 70 menuju Jakarta.
“Penerapan rekayasa lalu lintas berbasis data real time terbukti efektif menjaga kelancaran arus kendaraan. Sistem ini terintegrasi melalui Command Center Korlantas,” ucapnya.
Selain itu, Polri juga menerapkan one way lokal presisi atau one way sepenggal di titik kepadatan. Skema ini dilakukan bertahap untuk mengurai bangkitan arus kendaraan secara spesifik.
Kakorlantas mengapresiasi seluruh personel dan stakeholder yang terlibat dalam pengamanan Lebaran tahun ini. Pelayanan dinilai berjalan optimal dan humanis sesuai arahan Kapolri.
“Pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal dan humanis didukung sinergi antar stakeholder. Hal ini untuk mewujudkan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” katanya.
Operasi Ketupat 2026 juga mencatat penurunan fatalitas korban meninggal dunia hingga 30,41 persen. Meski demikian, Polri tetap mewaspadai sisa arus balik yang masih cukup besar.
“Masih ada sisa arus balik sebesar 42,29 persen yang akan dikawal melalui KRYD. Pengamanan tetap dilakukan hingga seluruh arus kendaraan kembali normal,” ujarnya.
Kakorlantas menegaskan tugas pengamanan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik. Seluruh jajaran diminta tetap siaga hingga kondisi lalu lintas benar-benar normal.
“Tugas ini adalah kehormatan sehingga kita tidak boleh lelah melayani masyarakat. Kami memastikan pemudik kembali dengan aman dan selamat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....