Arus Balik Memuncak, Kampung Rambutan Dipadati Ribuan Penumpang

  • 25 Mar 2026 12:29 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta mencatat puncak pertama arus balik berpotensi menembus angka lebih dari 6.000 penumpang.
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026.

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengelola Terminal Kampung Rambutan Jakarta mencatat puncak pertama arus balik berpotensi menembus angka lebih dari 6.000 penumpang. Pasalnya, puncak arus balik Lebaran mulai terlihat di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, dengan lonjakan kedatangan penumpang sejak siang hari.

“Puncak pertama diperkirakan mencapai lebih dari 6.000 penumpang. Saat ini saja, sampai pukul 11.00, penumpang tiba sudah 4.103 orang dan diperkirakan hingga pukul 24.00 akan terus bertambah,” kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Revi Zulkarnaen saat diwawancarai di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Ia menambahkan, lonjakan berikutnya diprediksi kembali terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026, yang menjadi puncak kedua arus balik. “Nanti akan ada puncak arus balik kedua Minggu 29 Maret 2026, penumpang diperkirakan mencapai sekitar 6.000 orang lebih,” ucap Revi.

Meski terjadi peningkatan signifikan, Revi memastikan operasional kedatangan bus masih berjalan lancar tanpa hambatan berarti. “Alhamdulillah hingga kini belum ada keterlambatan bus, dari arah Jawa Tol Cipali one way menuju Jakarta, perjalanan lancar,” ucap Revi.

Ia juga memastikan arus pergerakan armada tetap efisien, di mana bus yang tiba langsung kembali ke daerah asal untuk mengangkut penumpang berikutnya. “Bus yang tiba di Jakarta langsung putar arah kembali ke daerah untuk menjemput penumpang, sehingga tidak mengganggu perjalanan,” kata Revi menutup.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2026. Imbauan tersebut disampaikan Kapolri saat pembukaan rekayasa lalu lintas one way nasional di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.

“Kalau ada masyarakat yang ingin memilih waktu kembali, bisa memanfaatkan tanggal 25, 26, dan 27 Maret 2026. Hal ini dilakukan agar puncak arus balik bisa terurai,” kata Listyo Sigit Prabowo saat diwawancarai awak media di Jawa Tengah, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menjelaskan kebijakan WFA diharapkan mampu menyebar pergerakan kendaraan sehingga tidak menumpuk pada satu waktu tertentu selama arus balik Lebaran. Dengan demikian, Kapolri menegaskan potensi kemacetan ekstrem saat puncak arus balik dapat diminimalkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....