Arus Balik Lebaran 2026 Terminal Kampung Rambutan Diprediksi Terjadi Dua Gelomba
- 22 Mar 2026 07:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Terminal Kampung Rambutan memprediksikan arus balik Lebaran 2026 terjadi pada dua gelombang
- Posko kesehatan di Terminal Kampung Rambutan menyiapkan puluhan tenaga kesehatan pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2026
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Revi Zulkarnaen, memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang. Ia menyebut puncak pertama diperkirakan berlangsung pada dini hari hingga pagi hari, 24–25 Maret 2026.
“Arus balik diperkirakan mencapai puncak pada dini hari hingga pagi 24 sampai 25 Maret 2026. Kemudian puncak kedua diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2026 karena adanya perbedaan masa libur masyarakat,” kata Revi Zulkarnaen saat diwawancarai awak media di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026.
Ia menambahkan, puncak kedua arus balik diperkirakan terjadi pada 29 Maret 2026 akibat perbedaan jadwal libur masyarakat. Termasuk pegawai yang mulai kembali masuk kerja pada 25 Maret sehingga arus balik terjadi bertahap dan tersebar.
“Kemudian ada puncak kedua pada tanggal 29 Maret 2026. Pasalnya, ada masyarakat yang masa liburnya lebih panjang,” ucap Revi menjelaskan.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal menyiapkan tiga posko terpadu yang melibatkan berbagai unsur. Ia memastikan seluruh posko tersebut akan beroperasi hingga akhir masa arus balik.
“Di sini kami menyiapkan tiga posko, pertama posko pelayanan yang dibantu oleh polisi dan TNI, kemudian Satpol PP, Dishub hingga Pramuka. Posko-posko ini akan tetap siaga sampai tanggal 29 Maret 2026,” kata Revi menegaskan.
Petugas Puskesmas Ciracas, dr. Indah, menyebutkan tenaga kesehatan di posko mudik dan balik Lebaran masih terbatas jumlahnya. Dalam sehari, posko tersebut dijaga oleh lima hingga enam petugas yang bersiaga melayani pemudik.
“Kurang lebih ada lima sampai enam petugas yang berjaga setiap hari di posko ini. Kami standby sampai arus balik selesai, untuk memastikan pemudik tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata dr Indah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....