Arus Balik Mudik Lebaran 2026, Ribuan Penumpang Tiba di Terminal Kampung Rambutan

  • 25 Mar 2026 12:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arus balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan Jakarta mulai menunjukkan peningkatan pada H+3 Idul Fitri 1447 Hijriah.
  • Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta operator memastikan seluruh armada laik jalan menjelang puncak arus balik Lebaran 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Arus balik Mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, mulai menunjukkan peningkatan pada Rabu , 25 Maret 2026. Hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 4.103 penumpang tiba, dengan mayoritas berasal dari wilayah Jawa, Banten hingga Lampung.

“Pada 25 Maret 2026 atau H+3 Lebaran, penumpang yang tiba hingga pukul 11 siang sudah mencapai 4.103 orang. Hari ini diperkirakan menjadi puncak arus balik Lebaran yang pertama,” kata Kepala Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Revi Zulkarnaen saat diwawancarai awak media di Jakarta, Rabu, 25 Maret 2026.

Revi menjelaskan, puncak keberangkatan sebelumnya tercatat mencapai 5.336 penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Menurut Revi, angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas pemudik tahun 2026.

“Pada periode sebelumnya puncak keberangkatan mencapai 5.336 penumpang. Dengan tujuan favorit Surabaya Malang Yogyakarta serta Pantura dan Sumatra,” ucap Revi.

Dalam hal ini, Revi menegaskan pihaknya terus memantau dan mengatur kedatangan bus dari berbagai wilayah. Langka tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan penumpang selama masa arus balik Lebaran tahun 2026.

Sementara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta operator memastikan seluruh armada laik jalan menjelang puncak arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode arus balik berlangsung.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menegaskan pengecekan kendaraan wajib sebelum dioperasikan. Langkah ini dilakukan guna menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan.

“Selain dari kesiapan armada yang prima, setiap operator juga wajib memastikan awak kendaraan. Seperti pengemudi dan kru dalam kondisi sehat dan tidak sakit,” kata Aan Suhanan dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....