Menhub Nilai Arus Balik Lebaran 2026 Lebih Terkendali Berkat Kebijakan FWA

  • 25 Mar 2026 10:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menhub Dudy menyatakan arus balik Lebaran 2026 lebih terkendali dengan distribusi perjalanan pemudik lebih merata
  • Kebijakan Flexible Working Arrangement membantu mengurangi penumpukan lalu lintas dan membuat arus kendaraan lebih lancar
  • Puncak arus balik diprediksi terjadi dua gelombang, yakni 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan arus balik Lebaran 2026 berjalan lebih terkendali berdasarkan pemantauan langsung di Terminal Pulo Gebang, Jakarta. Ia menilai distribusi perjalanan pemudik lebih merata seiring kebijakan pemerintah terkait pengaturan waktu kerja fleksibel bagi masyarakat.

Dudy menjelaskan adanya kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) memberikan ruang bagi masyarakat merencanakan perjalanan arus balik secara lebih baik. Hal tersebut berdampak pada kondisi lalu lintas yang tidak menumpuk pada satu waktu tertentu selama periode arus balik berlangsung.

“Ada masyarakat yang menggunakan FWA sebagaimana yang kita imbau, supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik. Sehingga kita juga dapat mendistribusikan pengangkutan Lebaran dengan baik,” ujarnya saat meninjau langsung Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu, 25 Maret 2026

Ia juga menyebutkan puncak arus balik diperkirakan tidak hanya terjadi pada gelombang pertama tanggal 24 hingga 25 Maret. Potensi peningkatan arus kendaraan dan penumpang diprediksi kembali terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret mendatang.

“Bisa kita lihat dari jalan tol yang tidak terlalu padat, kemudian tadi arusnya masuk perlahan-lahan, itu menunjukkan bahwa situasi ini berjalan sudah lebih baik,” ucapnya.

Menurutnya, kebijakan distribusi perjalanan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas lalu lintas selama masa angkutan Lebaran. Pemerintah berupaya menghindari penumpukan kendaraan dengan mendorong masyarakat memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel.

Dudy menilai kondisi arus balik tahun ini menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya dengan pergerakan kendaraan yang lebih terkendali. Ia menegaskan bahwa pengaturan mobilitas masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelancaran transportasi selama periode Lebaran.

Selain itu, pemerintah terus melakukan pemantauan di berbagai titik transportasi guna memastikan arus balik berjalan aman dan lancar. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pemudik sekaligus mengantisipasi lonjakan pergerakan pada gelombang berikutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....