Penumpang Angkutan Umum H+2 Lebaran Naik 12,37 Persen dari 2025
- 24 Mar 2026 22:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jumlah penumpang angkutan umum H+2 Lebaran mencapai 1.448.306 orang, naik 12,37 persen dibanding tahun sebelumnya
- Kenaikan terjadi di moda kereta, udara, penyeberangan, dan darat, sementara moda laut mengalami penurunan
- Menhub mengingatkan kesiapan perjalanan dan keselamatan sebagai prioritas di tengah lonjakan mobilitas arus balik
RRI.CO.ID, Jakarta - Pergerakan masyarakat pada arus balik Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan berdasarkan data Posko Harian Angkutan Lebaran. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai kondisi ini perlu diantisipasi dengan kesiapan perjalanan yang matang.
Jumlah keberangkatan penumpang angkutan umum pada H+2 Lebaran tercatat mencapai 1.448.306 orang secara nasional. Angka tersebut meningkat 12,37 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.
Moda perkeretaapian mencatat total 505.297 penumpang yang terdiri dari layanan antar kota dan perkotaan regional. Sementara itu, moda udara mencatat 277.937 penumpang dengan pertumbuhan signifikan dibandingkan periode sebelumnya.
Di sisi lain, moda laut mencatat sebanyak 106.920 penumpang dan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan moda penyeberangan mencapai 315.277 penumpang dan moda darat sebanyak 242.875 penumpang mengalami peningkatan cukup tinggi.
“Tingginya pergerakan masyarakat pada masa arus balik harus disikapi dengan kesiapan yang baik, saya mengajak para pemudik untuk memilih waktu perjalanan dengan bijak. Memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima, Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai tujuan,” katanya di Semarang, Selasa, 24 Maret 2026.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran arus balik. Langkah tersebut dilakukan di berbagai titik transportasi seperti jalan tol, terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara.
“Saya menghimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik. Serta mematuhi arahan petugas di lapangan, jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Masyarakat juga dihimbau untuk memantau informasi resmi serta mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum berangkat. Dukungan semua pihak dinilai penting agar arus balik berjalan aman, tertib, dan lancar sesuai harapan pemerintah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....