Mudik Pertama Karina, Rindu Masakan Ibu dan Cerita Hangat Kampung Halaman
- 20 Mar 2026 14:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Karina menjalani mudik jarak jauh pertamanya setelah mulai merantau bekerja di luar daerah asalny
- Ia memilih kereta api dari Bekasi karena lebih nyaman dan bebas macet
- Momen Lebaran menjadi yang paling dinantikan karena kerinduan pada keluarga besar dan masakan khas ibu di Purwokerto
RRI.CO.ID, Bekasi - Perjalanan mudik selalu menyimpan cerita personal yang hangat bagi setiap perantau. Hal itu juga dirasakan Karina dalam pengalaman pulang kampung pertamanya.
Karina memulai mudik menuju Purwokerto dari Stasiun Bekasi pada Jumat, 20 Maret 2026. Ia merasakan momen penting setelah mulai bekerja di luar daerah.
Ia mengaku sebelumnya hanya bekerja di kampung halaman sendiri. Kini, ia merasakan perjalanan mudik jarak jauh untuk pertama kalinya.
“Jadi sebelumnya kerjanya di Purwokerto aja. Kemudian baru dapat kerjaan disini,” kata Karina, seraya menahan rasa rindu kepada ibunya.
Menurutnya, perjalanan ini menjadi pengalaman baru pertamanya yang berkesan. Karina memilih kereta api karena mempertimbangkan kenyamanan selama perjalanan.
Ia ingin menghindari kemacetan panjang yang sering terjadi saat musim mudik. Selain itu, lokasi Stasiun Bekasi dinilai cukup dekat dari tempat tinggal calon pasangannya.
Hal tersebut membuat keberangkatan terasa lebih praktis dan efisien. Mudik kali ini terasa lebih spesial karena ia tidak berangkat sendiri.
Karina menikmati perjalanan bersama calon pasangan yang turut menemani. Ia merasa mudik perdananya ini memberikan kebahagiaan karena dapat berbagi momen mudik bersama orang terdekat dan menambah kesan hangat sepanjang perjalanan.
“Keluarga besar ya pastinya. Momen lebaran itu menurut aku seru banget,” ucapnya.
Ia menilai Lebaran selalu menjadi waktu yang paling dinantikan. Bagi Karina, pulang kampung bukan sekadar perjalanan biasa setiap tahun.
Ada kerinduan mendalam terhadap suasana keluarga yang hangat. Ia juga merindukan cita rasa khas masakan Purwokerto yang berbeda, terlebih kerinduannya terhadap masakan sang ibu di rumah.
Kenangan rasa itu menjadi alasan kuat untuk selalu pulang. “Yang pertama kumpul sama keluarga, kedua makanannya,” ucapnya. Ia mengaku
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....