Kisah Haru Pemudik Lampung, Tempuh Dua Jalur Demi Sampai ke Pemalang

  • 20 Mar 2026 06:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perjalanan mudik jarak jauh
  • Waktu tempuh perjalanan pemudik jarak jauh
  • Antrean penyebranga di Pelabuhan Bakauheni

RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Mudik seolah menjadi ritual wajib bagi masyarakat Indonesia setiap datang Idulfitri, terutama bagi mereka yang hidup di tanah rantau. Gairah untuk kembali ke kampung halaman, bertemu orangtua dan sanak saudara mendorong masyarakat untuk mudik.

Padahal untuk bisa mudik bukan perkara mudah, terutama bagi mereka yang tujuan mudik atau kampung halamannya memiliki jarak tempuh jauh. Selain harus menghadapi lelah dan banyak hambatan di perjalanan, pemudik jarak jauh juga mengeluarkan ongkos tidak sedikit.

Hal inilah yang dirasakan pemudik asal Lampung, Heni Mutiara. Ia, suaminya serta anaknya harus menempuh perjalanan yang tidak mudah agar bisa sampai ke daerah tujuan yaitu Pemalang, Jawa Tengah.

Menurut Heni, dari Lampung ia harus menunggang bus dengan tujuan ke Terminal Induk Kota Bekasi. Barulah dari Bekasi ia berpindah bus baru tujuan Pemalang, Jawa Tengah.

Tidak hanya itu, untuk sampai ke Bekasi saja ia menghabiskan waktu nyaris 24 jam. Sebab ia sempat tertahan lama di Pelabuhan Bakauheni saat hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak.

"Jadi kami naik bus dari rumah itu hari Rabu jam 10 pagi. Pas di Pelabuhan Bakauheni itu lama, kami nunggu dari jam 11 malam baru mulai menyeberang jam 7 pagi," katanya, saat dijumpai di Terminal Bekasi, Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menambahkan, waktu menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak juga tidak sedikit. Membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan.

"Kita menyeberang dari Bakauheni itu jam 7 pagi hari Kamis sampai ke Merak itu jam 10 pagi. Dari Merak kita lanjut ke Kota Bekasi kurang lebih 4 sampai 5 jam dan itu pun masih harus lanjut ke Pemalang," katanya.

Namun meski perjalanan mudik yang ia tempuh bersama suami dan anak tidak mudah, ia mengaku senang. Sebab pada momen mudik ia bisa merasakan momen kebersamaan bersama keluarga.

"Seneng ajah seh kalau mudik kan bisa kumpul keluarga. Ya kalau saya ini kan mudik ke rumah orangtua suami, seneng ajah bisa ketemu mertua pas mudik," katanya.

Apalagi Heni mengaku, bahwa ia ke Pemalang satu tahun sekali yakni pada momen Idulfitri. Sehingga setiap kali Idulfitri, ia bersama suami dan anak selalu menyempatkan waktu untuk bisa mudik.

"Kalau saya suami dan anak itu pulangnya setahun sekali pas lebaran. Jadi saya sama suami dan anak pasti selalu mudik setiap tahunnya," katanya.

Menjalani perjalanan jauh dan memakan waktu lama, Heni berharap perjalanan mudik berjalan lancar serta selamat. Dan bisa berbahagia karena berkumpul bersama keluarga.

"Pokoknya seneng bisa kumpul dan bertemu keluarga, bertemu mertua. Mudah-mudahan berjalan lancar sampai tujuan," ujarnya, penuh harap.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....