H-4 Lebaran, Penumpang Angkutan Umum Tembus 6,25 Juta Orang
- 18 Mar 2026 13:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jumlah pemudik angkutan umum mencapai 6,25 juta orang hingga H-4 Lebaran 2026
- Kenaikan penumpang sebesar 10,98 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya
- Lonjakan dipicu mudik lebih awal akibat kebijakan WFA dan cuti bersama
RRI.CO.ID, Jakarta - Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat total penumpang angkutan umum mencapai 6.251.806 orang hingga H-4 Lebaran. Angka ini meningkat 10,98 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 5.633.141 orang.
Data tersebut dihimpun sejak 13 Maret 2026 atau H-8 hingga 17 Maret 2026 yang merupakan H-4 Lebaran. Peningkatan ini menunjukkan adanya lonjakan mobilitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal secara serentak.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Ernita Titis Dewi menyampaikan adanya peningkatan pergerakan penumpang sejak H-8 hingga H-4. Menurutnya kondisi tersebut menunjukkan masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik secara bersamaan menjelang masa cuti bersama yang telah ditetapkan pemerintah.
“Tren kenaikan ini menunjukkan masyarakat telah melakukan mudik lebih awal memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) maupun cuti bersama,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Moda transportasi perkeretaapian menjadi yang mengalami kenaikan paling signifikan dibandingkan moda lainnya selama periode angkutan Lebaran tahun ini. Jumlah penumpang kereta api mencapai 1.863.782 orang atau naik 15,67 persen dibandingkan 1.611.291 orang tahun sebelumnya.
Angkutan udara juga mengalami kenaikan sebesar 8,14 persen dengan total 1.424.872 penumpang dibandingkan 1.317.557 tahun lalu. Sementara itu angkutan laut mencatat peningkatan 10,50 persen dengan jumlah penumpang mencapai 527.535 orang dibandingkan 477.418 sebelumnya.
Angkutan penyeberangan mengalami kenaikan sebesar 11,27 persen dengan total 1.511.072 penumpang dibandingkan 1.358.016 tahun sebelumnya. Sedangkan angkutan darat meningkat 6,41 persen menjadi 924.545 penumpang dibandingkan 868.839 orang pada periode Lebaran tahun lalu.
Dari sisi pelayanan kondisi operasional angkutan umum secara keseluruhan masih terjaga dengan tingkat ketepatan waktu yang relatif tinggi. Pada H-4 tingkat ketepatan waktu mencapai 95,90 persen untuk kereta api antar kota dan 99,20 persen perkeretaapian perkotaan regional.
Selain itu ketepatan waktu angkutan udara domestik tercatat 81,81 persen dan internasional sebesar 70,45 persen pada periode tersebut. Angkutan laut mencapai 95,82 persen penyeberangan 95,09 persen serta angkutan jalan mencatat ketepatan waktu sebesar 71,92 persen.
Kementerian Perhubungan juga memantau faktor cuaca dan geologi yang berpotensi mempengaruhi kelancaran operasional transportasi selama arus mudik berlangsung. Pada H-4 terpantau sebaran abu vulkanik dari Gunung Ibu Halmahera dan Gunung Semeru yang berdampak pada sejumlah rute penerbangan.
“Kemenhub mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi terkini dari operator dan petugas di lapangan. Serta mematuhi seluruh arahan demi kelancaran dan kenyamanan bersama perjalanan mudik Lebaran 2026,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....