Kemenhub Intensifkan Ramp Check Armada Transportasi Mudik
- 17 Mar 2026 06:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan memperketat pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check menjelang mudik Lebaran. Pemeriksaan dilakukan pada berbagai moda transportasi.
Direktur Prasarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat, Toni Taulan, mengatakan ramp check dilakukan untuk menjamin keselamatan transportasi. Pemeriksaan meliputi kondisi teknis kendaraan serta kelengkapan dokumen.
“Untuk pengguna angkutan umum pastikan sudah lolos ramp check, itu tidak bisa ditawar itu. Apa gunanya kita mau bersenang-senang ke kampung halaman, tapi risiko keselamatannya tidak terjamin” ujar Toni kepada Pro3 RRI saat ditemui di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
Toni menyebut, ramp check dilakukan lebih intensif menjelang periode angkutan Lebaran. Pemeriksaan dilakukan sejak Februari pada berbagai moda transportasi.
Hingga saat ini ramp check telah dilakukan pada puluhan ribu kendaraan transportasi darat. Pemeriksaan juga dilakukan pada kapal laut, pesawat udara, dan sarana kereta.
“Untuk transportasi darat sudah sekitar 27.600 kendaraan diperiksa. Kami memastikan kendaraan yang beroperasi sudah lolos pemeriksaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membuka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi nasional untuk kelancaran operasional transportasi selama masa mudik.
Dudy mengatakan posko berfungsi mempercepat koordinasi antarinstansi dalam menangani dinamika transportasi di lapangan. Posko juga memastikan setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
"Sejalan Arah Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen memastikan layanan transportasi selama mudik berjalan baik. Hal ini dilakukan melalui koordinasi yang kuat antarkementerian, pemerintah daerah, BUMN, swasta, serta pemangku kepentingan transportasi,” ujarnya.
Menhub menegaskan keberhasilan angkutan Lebaran memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan. Koordinasi yang baik diperlukan agar kebijakan mobilitas dapat berjalan efektif di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....