Pemerintah Minta Maaf Kemacetan Horor di Gilimanuk
- 17 Mar 2026 15:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- 1. Kemacetan parah di Gilimanuk imbas tingginya volume kendaraan
- 2. Presiden Prabowo minta TNI kerahkan kapal bantu kelancaran mudik
- 3. Pemerintah sampaikan permohonan maaf atas kemacetan 'horor' di Gilimanuk
- 4. Penutupan pelabuhan jelang perayaan Nyepi
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah menyampaikan permohonan maaf atas insiden kemacetan panjang menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Dalam insiden tersebut, terjadi penumpukan kendaraan akibat tingginya volume kendaraan yang akan menyeberangi Pulau Jawa.
"Memang ada beberapa kejadian yang apa namanya kami mohon maaf, ada penumpukan. Oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk itu," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.
Pemerintah memastikan terus memonitor di lapangan. Petugas di lapangan telah bekerja keras untuk mengurai kemacetan.
"Tapi sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi. Supaya bisa bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrean-antrean," katanya.
Menteri Prasetyo juga menyampaikan ucapan terima kasih bagi masyarakat yang memanfaatkan masa libur untuk mudik sehingga tidak terjadi penumpukan pada masa tertentu. Menteri Prasetyo juga menyapaikan terima kasih dan apresiasi kepada petugas di lapangan agar pelaksanaan mudik berjalan lancar.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini sehingga tidak terjadi penumpukan. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan yang telah bekerja keras," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memerintahkan jajaran TNI untuk mengerahkan armada untuk membantu kelancaran mudik. Kapal-kapal laut milik TNI disiagakan untuk kegiatan mudik lebaran.
"Termasuk TNI juga diminta oleh Bapak Presiden manakala diperlukan untuk menyediakan transportasi-transportasi yang dimiliki termasuk kapal-kapal laut kita . Untuk membantu kelancaran arus mudik maupun nanti arus balik ke daerah masing-masing," katanya.