Arus Mudik, DPR Minta Tambah Dermaga Ketapang-Gilimanuk
- 16 Mar 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Banyuwangi - Antrean panjang kendaraan pada arus mudik Lebaran di lintasan Ketapang–Gilimanuk kembali menjadi sorotan. DPR menilai peningkatan kapasitas dermaga diperlukan agar mobilitas penyeberangan dapat berjalan lebih lancar.
“Ini perlu diperhatikan dan harus menjadi prioritas membangun dua pasang dermaga di Ketapang dan Gilimanuk,” kata Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono, Senin, 16 Maret 2026. Ia menyampaikan hal tersebut saat melakukan pengawasan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang.
Menurut Bambang, keterbatasan jumlah dermaga menjadi salah satu penyebab antrean kendaraan yang cukup panjang. Kondisi tersebut terjadi baik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, maupun Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.
Ia menjelaskan puluhan kapal feri sebenarnya tersedia untuk melayani penyeberangan masyarakat. Namun sebagian kapal tidak dapat beroperasi secara maksimal karena terbatasnya dermaga sandar.
Bambang menyebut kapal feri yang beroperasi bahkan melebihi kapasitas dermaga yang tersedia. Dalam satu dermaga, kata dia, kapal harus bergantian melayani penyeberangan kendaraan dan penumpang.
Sementara kapal lain masih harus menunggu giliran untuk bersandar di pelabuhan.
Karena itu, ia mendorong pemerintah segera menambah dermaga di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Penambahan dermaga dapat dilakukan melalui penyertaan modal negara kepada PT ASDP Indonesia Ferry.
Selain itu, pembangunan juga dapat didukung melalui alokasi anggaran dari APBN. Menurut Bambang, lintasan Ketapang–Gilimanuk memiliki peran penting dalam konektivitas nasional.
Jalur tersebut juga menjadi akses utama menuju Bali sebagai destinasi pariwisata dunia. Ia mengingatkan peningkatan kapasitas penyeberangan penting untuk menjaga kenyamanan wisatawan.
Berdasarkan data, lintasan Ketapang–Gilimanuk saat ini memiliki 17 dermaga aktif di kedua pelabuhan. Sembilan dermaga berada di Pelabuhan Ketapang dan delapan dermaga berada di Pelabuhan Gilimanuk.
Selama arus mudik Lebaran, dermaga LCM difokuskan untuk melayani kendaraan logistik. Langkah itu dilakukan guna menjaga kelancaran distribusi barang sekaligus memisahkan arus kendaraan besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....