Hari Pertama WFA, Penumpang KRL Turun hingga 29 Persen

  • 16 Mar 2026 12:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KRL, WFA, Commuter Line,

RRI.CO.ID, Jakarta - Pengguna Commuter Line (KRL) Jabodetabek masih terpantau ramai saat kebijakan Work From Anywhere (WFA) mulai berlaku, hari ini. Pemerintah menerapkan kebijakan WFA bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta menjelang libur Lebaran 2026.

Data KAI Commuter menunjukkan jumlah pengguna Commuter Line hingga pukul 10.00 WIB mencapai 323.455 orang. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas perjalanan warga masih berlangsung pada awal kebijakan WFA yang diterapkan pemerintah.

“Pengguna Commuter Line masih terpantau cukup ramai di stasiun-stasiun pemberangkatan untuk menuju tempat aktivitasnya sehari-hari. Hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 323.455 pengguna yang naik Commuter Line,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda kepada RRI, Senin 16 Maret 2026.

Karina menyatakan, jumlah tersebut menurun sekitar 29 persen dibandingkan kondisi Senin pada pekan sebelumnya sebelum kebijakan WFA. Penurunan volume penumpang itu berkaitan dengan penerapan kebijakan Work From Anywhere menjelang Idul Fitri tahun ini.

“Hal ini sedikit banyak terpengaruh karena kebijakan WFA jelang libur Idul Fitri,” ujar Karina. Hingga pukul 10.00 WIB, Stasiun Bogor mencatat lebih dari 22 ribu pengguna naik Commuter Line pada pagi ini.

Sementara Stasiun Citayam mencatat 18.385 pengguna, Stasiun Bekasi 18.143 pengguna, serta Stasiun Tangerang 10.175 pengguna.

Kesibukkan penumpang menikmati cemilan di saat berbuka puasa (Adzan Magrib tiba),(Foto:RRI/Danang Sundoro)

Update Volume Pengguna Selama Puasa Ramadan

Selama 19 Februari hingga 15 Maret 2026, volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat 24.222.911 orang selama bulan Ramadan. Pada periode sama, Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta dan Commuter Line Merak melayani ratusan ribu penumpang selama Ramadan.

Rata-rata volume transit harian selama Ramadan tercatat sekitar 150 ribu orang di Stasiun Manggarai setiap hari. Stasiun Tanah Abang mencatat rata-rata 136 ribu orang, sedangkan Stasiun Duri sekitar 80 ribu orang setiap hari.

Sejumlah stasiun terintegrasi dengan moda lain seperti LRT Jabodebek, MRT, dan Transjakarta juga terpantau ramai selama Ramadan ini. Contohnya Stasiun Sudirman dan Stasiun Cawang yang terhubung LRT Jabodebek mencatat ratusan ribu penumpang selama masa Ramadan.

Masing-masing sebanyak 934.216 pengguna dan 616.291 pengguna yang turun di stasiun tersebut. Di Stasiun Rangkasbitung terintegrasi dengan Commuter Line Merak mencatatkan sebanyak 300.874 orang yang turun dari Commuter Line Jabodetabek.

Sedangkan di Stasiun Cikarang terintegrasi dengan Commuter Line Walahar tujuan Purwakarta mencatat 489.597 orang yang turun di stasiun tersebut. Memasuki angkutan Lebaran, KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan.

KAI juga mengoperasikan sebanyak 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soetta. Khusus layanan KRL Merak, periode 13 hingga 20 Maret 2026, layanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon.

Sejauh ini masyarakat menikmati, WFA dengan kondisi transportasi publik dengan lebih nyaman. Kharisma mengatakan penumpang KRL lebih nyaman dan menikmati perjalanan dengan aman,tanpa harus dorong-dorongan.

"Penerapan WFA dihari pertama cukup efektif,setidaknya pengguna KRL tidak berdesak-desakana seperti hari lainnya. Saya pikir pegawai juga menikmati perjalanan dengan baik, ditengah kesibukkan berkerja jelang liburan lebaran,"kata Kharisma pengguna KRL yang biasa naik dari Stasiun Pondok Ranji ke Stasiun Tanah Abang.

Rekomendasi Berita