Antisipasi Kepadatan Pelabuhan saat Mudik, Layanan KRL Merak Berhenti di Cilegon

  • 13 Mar 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Cilegon - Direktorat Jenderal Perkeretaapian menyesuaikan layanan Commuter Line Merak hanya sampai Stasiun Cilegon. Kebijakan berlaku mulai Jumat, 13 hingga 20 Maret 2026.

Penyesuaian dilakukan untuk mendukung pengaturan lalu lintas menuju Pelabuhan Merak dan Bakauheni. Direktur Jenderal Kereta Api (DJKA) Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Dishub Banten, ASDP, KAI, dan KAI Commuter.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, penyesuaian untuk mengantisipasi kemacetan di area pelabuhan. Langkah ini juga mengikuti hasil rapat pemangku kepentingan pekan lalu.

“Mengingat lonjakan pemudik yang akan memasuki Pelabuhan Merak, KAI Commuter menyesuaikan layanan KRL Merak hingga Cilegon. Penyesuaian perjalanan berlaku 13–20 Maret 2026," kata Karina dalam keterangan tertulis, Jumat, 13 Maret 2026.

Commuter Line (KRL) Merak tiba di Stasiun, Jumat 13 Maret 2026, (Foto: KAI Commuter)

Surat keputusan KA.005/1/25/K2/DJKA/2026 menjadi dasar penyesuaian layanan. Keputusan tersebut memastikan operasi Commuter Line tetap terkoordinasi selama periode Angkutan Lebaran.

Perjalanan Commuter Line Merak hanya melayani rute Rangkasbitung hingga Stasiun Cilegon. Kereta kembali ke Rangkasbitung setelah menurunkan penumpang di Cilegon selama penyesuaian.

Pengguna yang ingin menuju Stasiun Krenceng dan Merak disediakan angkutan lanjutan dari Stasiun Cilegon. Angkutan ini menyesuaikan jadwal kedatangan dan keberangkatan KRL Merak agar lancar.

Pengumuman resmi terkait pelayanan KRL Merak jelang arus mudik lebaran 2026,(Foto: KAI Commuter)

Adapun vlume pengguna Commuter Line Merak rata-rata mencapai 10–11 ribu orang setiap hari. Tiket dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI mulai tujuh hari sebelum keberangkatan.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan mengatakan, KAI Commuter menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan. Penumpang juga diimbau mengikuti aturan, arahan petugas, dan menjaga barang bawaan.

“Selalu awasi buah hati jika ikut serta dalam perjalanan agar tetap aman dan nyaman. Petugas KAI akan membantu kelancaran perjalanan," kata Leza.

Penyesuaian layanan diharapkan mempermudah arus mudik dan mengurangi kemacetan di pelabuhan. Masyarakat pun tetap bisa melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan lanjutan dari Cilegon.

KAI Commuter memastikan koordinasi dengan semua pihak berjalan lancar. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menyambut Angkutan Lebaran 2026 secara aman dan tertib.

“KAI Commuter juga mengimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, mengikuti aturan yang berlaku dan arahan dari petugas. Kemudian menjaga barang bawaan dan selalu mengawasi buah hatinya jika ikut serta,” ujarnya.

Rekomendasi Berita