Respons Masyarakat Positif, Diskon Tarif Tol Behasil Urai Lalin
- 16 Mar 2026 03:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Karawang - PT Jasa Marga menyebut respons masyarakat terhadap kebijakan diskon tarif tol cukup positif. Kebijakan ini dinilai membantu mengurai kepadatan arus kendaraan menjelang puncak arus mudik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.
Demikian disampaikan Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paalo, di Karawang, Minggu 15 Maret 2026. Ia mengatakan kebijakan potongan tarif tersebut merupakan bagian dari strategi manajemen lalu lintas untuk mendorong pemudik berangkat lebih awal.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus mudik. Sehingga arus lalu lintas (lalin) dapat berjalan lebih lancar.
“Ini memang merupakan strategi manajemen lalu lintas kami untuk disampaikan kepada semua pengguna jalan. Agar dapat memilih waktu-waktu potongan tarif tersebut sehingga dapat mengurai kepadatan pada puncak arus mudik,” kata Ria di Karawang, Minggu 15 Maret 2026.
Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat dari meningkatnya volume kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. Ini terhitung sejak kebijakan diskon diberlakukan.
Hingga 15 Maret 2026, tercatat sekitar 60 ribu kendaraan melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. Mulai dari sif pertama hingga sif ketiga.
“Ini menunjukkan antusiasme pengguna jalan cukup baik untuk memanfaatkan potongan tarif tol yang kami berikan,” ujarnya. Diskon tarif tol sebesar 30 persen diberlakukan pada 15–16 Maret 2026 untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung.
Selain itu, pada ruas Batang–Semarang juga diterapkan potongan tarif sekitar 46 persen. Ini berlaku bagi pengguna jalan yang melintas secara menerus melalui Gerbang Tol Kalikangkung.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode mudik, Jasa Marga juga meningkatkan kapasitas pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat. Jika pada hari normal gerbang tol tersebut mengoperasikan 15 gardu, pada masa mudik tahun ini jumlahnya ditambah menjadi 19 gardu.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat pelayanan kendaraan dari arah Jakarta menuju wilayah timur Tol Trans Jawa. “Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....