KA Siliwangi Jadi Layanan KA Lokal Paling Diminati Pemudik selama Lebaran 2026

  • 29 Mar 2026 23:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • PT KAI mencatat kenaikan jumlah penumpang kereta api lokal secara signifikan selama masa angkutan Lebaran 2026.
  • KA Siliwangi menjadi layanan dengan peminat paling tinggi dengan mengangkut puluhan ribu pelanggan dalam satu periode.
  • Harga tiket yang terjangkau serta waktu tempuh efisien menjadikan layanan kereta api lokal sebagai primadona bagi pemudik.

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (KAi) mencatat lonjakan jumlah pelanggan layanan kereta api lokal periode Lebaran 2026. KA Siliwangi relasi Cipatat hingga Sukabumi menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Barat untuk melakukan perjalanan mudik tahun ini.

Layanan ini mencatatkan volume pemesanan tiket tertinggi di antara seluruh perjalanan kereta api lokal milik KAI. Kenaikan jumlah pelanggan tersebut membuktikan tingginya kepercayaan publik terhadap moda transportasi umum yang aman dan sangat terjangkau.

“Layanan kereta api lokal memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah. Tingginya volume pelanggan pada KA Siliwangi menunjukkan bahwa konektivitas antarkota dengan tarif terjangkau menjadi faktor utama dalam memilih transportasi,” ujar Vice President Corporate Communication PT KAI Anne Purba dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 29 Maret 2026.

Kereta Api (KA) 341 relasi Cipatat menuju Sukabumi telah melayani sebanyak 24.123 pelanggan selama masa angkutan Lebaran. Pemesanan tiket kereta api tertinggi selanjutnya diraih KA 344 relasi Sukabumi ke Cipatat sebanyak 23.367 penumpang.

Sebanyak 23.065 pelanggan tercatat menggunakan layanan KA 343 untuk melakukan perjalanan dari Cipatat menuju Kota Sukabumi. Sementara itu KA 346 relasi Sukabumi menuju Cipatat mengangkut sekitar 19.506 orang dalam periode angkutan ini.

Pelanggan hanya perlu membayar tarif Rp5.000 untuk menempuh perjalanan antara Sukabumi menuju wilayah Cipatat. Harga tiket ekonomi bersubsidi ini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan tarif kendaraan bus atau jasa travel reguler.

Waktu tempuh menggunakan layanan kereta api hanya memerlukan durasi sekitar dua jam dan 15 menit perjalanan saja. Padahal perjalanan darat lainnya seringkali membutuhkan waktu hingga lima jam saat kondisi arus lalu lintas sangat padat.

Kereta api ini melintasi berbagai wilayah penting seperti Gandasoli dan Cireungas untuk mendukung pergerakan ekonomi masyarakat Jawa Barat. Jalur reaktivasi tersebut menghubungkan pusat aktivitas di Kabupaten Cianjur serta wilayah Kecamatan Ciranjang secara terintegrasi.

“Layanan KA lokal akan terus dikembangkan untuk memberikan akses transportasi yang efisien, aman, dan terjangkau bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Executive Vice President Corporate Secretary PT KAI Wisnu Pramudya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....