Polda Jateng Siapkan Layanan Mudik Berbasis AI, Pastikan Perjalanan Aman

  • 13 Mar 2026 06:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Polda Jawa Tengah menyiapkan layanan mudik terpadu berbasis kecerdasan buatan (AI) pada Operasi Ketupat 2026. Layanan ini bertujuan memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pelayanan mudik dilakukan melalui konsep Safety and Hospitality. Konsep tersebut diwujudkan melalui sistem Travel Assistance Corridor (TAC).

“Melalui TAC, kondisi arus lalu lintas dan pelayanan masyarakat dapat dipantau secara real time. Kami memastikan perjalanan masyarakat di Jawa Tengah berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Untuk diketahui, TAC merupakan pusat integrasi berbagai layanan pengamanan dan pelayanan mudik. Sistem tersebut, lanjut Hari, terhubung dengan dashboard monitoring center untuk memantau kondisi secara real time.

"Polda Jateng juga menyiapkan sejumlah inovasi pelayanan selama masa mudik Lebaran. Salah satunya program Valet and Ride bagi pemudik sepeda motor," katanya.

Program tersebut, kata Hari, menyediakan layanan pengangkutan sepeda motor menggunakan kendaraan khusus. Layanan ini melayani rute Brebes menuju Semarang.

Dengan program tersebut, pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan pemudik.

Selain itu, Polda Jateng menghadirkan layanan One Stop Service di posko pelayanan mudik. Layanan tersebut menyediakan fasilitas kesehatan, tempat istirahat, dan informasi perjalanan.

"Posko tersebut juga menyediakan pelayanan kepolisian bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Seluruh layanan tersebut terintegrasi dalam satu lokasi," ujarnya.

Untuk memudahkan akses informasi perjalanan, Polda Jateng menghadirkan layanan Chat Sipolan. Layanan ini merupakan Sistem Informasi Polantas Polda Jateng berbasis kecerdasan buatan.

"Chat Sipolan dapat diakses melalui aplikasi WhatsApp selama 24 jam. Melalui layanan tersebut masyarakat dapat memperoleh informasi lalu lintas dan jalur alternatif," ucapnya.

Layanan ini juga menyediakan informasi lokasi rest area, pos pelayanan, hingga kontak darurat. Sistem tersebut terintegrasi langsung dengan Call Center 110 Polri.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir mengatakan, inovasi tersebut bagian dari peningkatan pelayanan publik. Menurutnya Polri terus menghadirkan pelayanan yang modern dan responsif.

“Inovasi seperti TAC dan Chat Sipolan berbasis AI menunjukkan komitmen Polri menghadirkan pelayanan modern. Masyarakat dapat memperoleh informasi perjalanan secara cepat dan akurat,” ujarnya.

Polri berharap berbagai inovasi pelayanan tersebut mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026. Dengan demikian masyarakat dapat merasakan mudik aman dan keluarga bahagia.

Rekomendasi Berita