Polres Poso Edukasi Mahasiswa Baru Unsimar Bahaya Radikalisme

  • 20 Agt 2026 18:14 WIB
  •  Ampana

RRI.CO.ID, Touna - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Poso menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada mahasiswa baru Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso, Kamis 20 Agustus 2026.

Kegiatan yang mengangkat tema “Strategi Pencegahan Intoleransi, Paham Radikal bagi Generasi Muda dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba” tersebut berlangsung di Ruang Kelas Ekonomi Kampus Unsimar Poso.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) Polres Poso, IPTU Kadriawan, S.Pd., M.H., sebagai narasumber utama.

Dalam materinya, IPTU Kadriawan membahas sejumlah ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, khususnya soal penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, serta penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Yang perlu kita ketahui bersama kususnya adik adik saya Mahasiswa bahwa Intoleransi, Paham Radikal bagi Generasi Muda dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba ini dampaknya merusak masa depan generasi muda, bangsa dan negara sehingga. Kami dari unsur penegak hukum mengajak kepada adik adik sebagai negerasi muda bangsa, jangan sampai terkontaminasi dengan yang namanya radikalisme dam narkoba,” ujar IPTU Kadriawan.

Para mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap kritis dalam menerima berbagai informasi, terutama yang beredar melalui media sosial.

Mahasiswa juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang berpotensi memecah belah persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat.

Selain membahas bahaya paham radikal, IPTU Kadriawan turut menjelaskan mengenai dampak penyalahgunaan narkoba serta sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Para mahasiswa baru Unsimar antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mengenali ciri-ciri paham radikalisme hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan dan ketergantungan narkoba.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Antusiasme peserta menunjukkan adanya kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga lingkungan kampus dan masyarakat dari berbagai pengaruh negatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....