Kemenkum Sulteng Perkuat KI, Dorong Produk Lokal Tembus Marketplace
- 22 Jul 2026 21:16 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Jakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) memperkuat koordinasi untuk mengembangkan ekosistem Kekayaan Intelektual (KI) di Sulawesi Tengah. Pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa 21 Juli 2026 membahas penguatan Sentra KI, percepatan penyelesaian merek dan Indikasi Geografis, hingga promosi produk unggulan daerah melalui marketplace digital.
Salah satu hasil koordinasi menunjukkan pembentukan Sentra KI di Sulawesi Tengah telah mencapai 100 persen. Selain itu, pembahasan juga mencakup percepatan penyelesaian administrasi permohonan Indikasi Geografis Durian Parigi Moutong serta optimalisasi promosi produk Indikasi Geografis melalui platform digital seperti Tokopedia dan TikTok Shop.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, mengatakan capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat pelindungan sekaligus pemanfaatan Kekayaan Intelektual di daerah.
"Capaian pembentukan Sentra KI yang telah mencapai 100 persen merupakan fondasi yang sangat baik untuk memperkuat perlindungan dan pemanfaatan Kekayaan Intelektual. Ke depan, fokus kita adalah meningkatkan kualitas pembinaan sehingga Sentra KI benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia pendidikan, dan pelaku usaha," ujarnya.
Rakhmat menegaskan, Kanwil Kemenkum Sulteng akan menindaklanjuti hasil koordinasi dengan mempercepat penyelesaian administrasi permohonan merek dan Indikasi Geografis, sekaligus memperkuat promosi produk unggulan daerah melalui platform digital.
"Kami akan segera menindaklanjuti berbagai hasil koordinasi, mulai dari pendampingan pembentukan pengelolaan KI di berbagai lembaga, percepatan penyelesaian administrasi permohonan merek dan Indikasi Geografis, hingga penguatan promosi produk unggulan daerah melalui platform digital. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing Kekayaan Intelektual Sulawesi Tengah," tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....