Perselisihan Wartawan dengan Polisi di Touna Berakhir Damai
- 17 Feb 2026 09:12 WIB
- Ampana
RRI.CO.ID, Touna - Proses mediasi terkait adanya dugaan tindakan yang dinilai kurang terukur terhadap seorang wartawan di Polres Tojo Una-Una berakhir dengan damai.
Pertemuan antar kedua belah pihak menghasilkan jalan kesepakatan yakni saling memaafkan, pengakuan kesalahan secara tertulis.
Wakapolres Tojo Una una Kompol Mulyadi, mewakili Kapolres saat membuka mediasi menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan menghargai di antara Kepolisian dan insan Pers yang tidak lain adalah mitra kerja.
Atas nama Kepolisian Resort Tojo Una una, Ia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat tindakan anggota yang dinilai kurang tepat.
“Kami mohon maaf apabila ada tindakan personel kami yang kurang baik atau keliru saat berada dilapangan,” kata Kompol Mulyadi, Minggu 15 Februari 2026.
"Sebagai manusia tentu tidak luput dari kesalahan, dan kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Kompol Mulyadi.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PJS Budi Prihartono yang mendampingi wartawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Kepolisian Resort Tojo Una una jika ada sikap sikap wartawan yang dinilai kurang berkenan.
Ia menegaskan organisasi terus memberikan edukasi kepada anggota agar bekerja profesional serta menjaga hubungan kemitraan dengan kepolisian.
“Kami berterima kasih kepada pimpinan Polres yang telah mengambil langkah cepat, atas permasaalahan ini,” katanya.
Lebih lanjut ungkap Budi hal ini akan menjadi perhatiannya, sebagai bahan koreksi kepada wartawan lainnya dalam melaksanakan tugas dilapangan.
"Diharapkan kejadian serupa tidak terulang, karena antara Kepolisian dan insan Pers adalah mitra dalam pelayanan informasi publik," tutup Budi Prihartono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....