Asap Kebakaran Ganggu Kualitas Udara Kota Ambon

  • 03 Okt 2026 12:29 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon – Udara di sejumlah kawasan Kota Ambon belakangan terasa berbeda dari biasanya. Kemarau panjang yang berlangsung, ditambah beberapa kejadian kebakaran, membuat udara di sejumlah wilayah tercium seperti asap dan mengurangi jarak pandang.

Kondisi tersebut juga dirasakan warga yang tinggal di kawasan perbukitan. Biasanya, meski cuaca siang hari terasa terik, hembusan angin dari kawasan perbukitan masih terasa segar. Namun, belakangan udara yang berembus justru terkadang disertai aroma asap.

Astrid, mahasiswa yang tinggal di kawasan Kayu Tiga, Kota Ambon, mengatakan wilayah tempat tinggalnya dikenal cukup sejuk karena masih dikelilingi pepohonan rindang. Namun, kondisi udara saat ini membuat suasana asri yang biasanya dirasakan mulai berbeda.

“Dari arah Kayu Putih kalau lihat ke arah lautan atau kota, biasanya bisa melihat daerah Hative Besar dan sekitarnya dengan jelas, kini seperti terhalang asap,” kata Astrid.

Ia mengatakan, kondisi tersebut membuat dirinya mulai membiasakan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah sebagai langkah perlindungan dari paparan udara yang berasap.

Sementara itu, informasi kesehatan yang dikutip dari laman Halodoc menyebutkan, asap kebakaran dapat mengandung berbagai gas, zat kimia dan partikel debu yang berisiko mengganggu sistem pernapasan.

Asap dari kebakaran bangunan, misalnya, dapat membawa sejumlah zat hasil pembakaran material rumah tangga dan bangunan, termasuk ozon, sulfur dioksida, karbon monoksida dan nitrogen oksida. Kebakaran juga menghasilkan partikel halus yang mudah terhirup dan masuk ke sistem pernapasan.

Paparan asap kebakaran dapat menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata, serta meningkatkan risiko terhadap kesehatan tertentu, termasuk pada kelompok rentan.

Gangguan pernapasan akibat paparan asap dapat ditandai dengan sejumlah gejala, seperti batuk, hidung tersumbat, pilek, bersin, nyeri tenggorokan dan demam.

Di tengah kondisi kemarau dan munculnya asap di sejumlah wilayah, masyarakat diimbau memperhatikan kualitas udara, membatasi aktivitas di luar ruangan ketika udara berasap, serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....