Ketua DPRD Sebut Total Pinjaman Pemprov Maluku Masih Batas Aman
- 29 Sep 2026 12:01 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menilai akumulasi pinjaman daerah yang direncanakan pemerintah provinsi masih berada dalam ambang batas aman kemampuan fiskal daerah. Total pembiayaan tersebut dipastikan tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara berlebihan.
Ketua DPRD Maluku, Benhur George Watubun, mengungkapkan bahwa besaran pinjaman daerah yang kini tengah dibahas bersama Pemerintah Daerah melalui Bank Maluku-Malut berada di kisaran Rp95 miliar. Jika digabungkan dengan pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang mencapai Rp174 miliar, total pembiayaan pinjaman daerah menjadi Rp269 miliar.
Benhur menjelaskan, perhitungan yang cermat sangat diperlukan mengingat Pemprov Maluku masih memiliki kewajiban pelunasan pinjaman SMI sebelumnya yang tetap berjalan hingga tahun depan.
“Nilai Rp95 miliar ditambah SMI Rp174 miliar itu masih di bawah batas maksimal. Jadi posisinya masih di angka terbawah supaya tidak membebani daerah, karena kita masih ada kewajiban utang SMI yang sedang berjalan,” ujar Benhur.
Guna memperkuat ketahanan fiskal serta mempercepat pemerataan pembangunan di Maluku, DPRD Maluku juga mendorong pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih melalui peningkatan alokasi anggaran daerah.
“Kita harapkan Presiden Prabowo Subianto segera merealisasikan dan meningkatkan dana transfer ke daerah untuk mendukung percepatan pembangunan di Maluku," kata Benhur menutup obrolannya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....