Ikan dan Udang Jadi Andalan, Ekspor Maluku Naik 17,86 Persen
- 14 Sep 2026 09:01 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kinerja ekspor Maluku pada periode Januari-Juli 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Nilai ekspor tercatat US$33,37 juta, naik 17,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar US$28,31 juta.
Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia mengatakan kenaikan tersebut didorong ekspor nonmigas pada kelompok ikan dan udang. Komoditas ini memberikan kontribusi penuh terhadap nilai ekspor Maluku pada periode Januari-Juli 2026.
“Kelompok ikan dan udang berperan penuh terhadap kenaikan nilai ekspor Maluku ,” kata Pattiwaellapia.
Dijelaskan, seluruh ekspor Maluku dikirim ke kawasan Asia lainnya. Tiongkok menjadi pasar terbesar dengan nilai US$31,46 juta atau 94,28 persen, disusul Hongkong sebesar US$1,91 juta atau 5,72 persen.
“Tidak ada ekspor Maluku ke kawasan di luar Asia. Kondisi ini menunjukkan pasar ekspor Maluku masih terkonsentrasi di kawasan Asia, terutama Tiongkok,” katanya.
Sementara dari sisi pelabuhan, kegiatan ekspor hanya berlangsung melalui Pelabuhan Yos Sudarso dan Pelabuhan Tual. Pelabuhan Yos Sudarso mendominasi dengan kontribusi 99,13 persen terhadap total ekspor Maluku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....