Ekspor Maluku Semester I-2026 Tumbuh 23,06 Persen, Kolaborasi Jadi Kunci

  • 04 Agt 2026 11:23 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kinerja ekonomi Provinsi Maluku menunjukkan tren positif sepanjang semester I tahun 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Maluku mencapai US$28,46 juta atau meningkat 23,06 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menjadi sinyal kuat bahwa sektor produksi dan perdagangan luar negeri Maluku mulai bergerak semakin kompetitif. Pemerintah Provinsi Maluku menilai pertumbuhan ekspor ini merupakan hasil dari sinergi kebijakan strategis serta kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi (Disperindag) Maluku, Achmad Jais Ely mengatakan peningkatan ekspor tidak terlepas dari berbagai langkah percepatan yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, penguatan sektor ekspor menjadi bagian dari upaya mengubah pola pembangunan ekonomi dari berbasis konsumsi menuju ekonomi produktif dan berorientasi pasar global.

“Capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga lembaga pendukung lainnya,” ujar Achmad Jais Ely.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath, pemerintah daerah terus mendorong program prioritas Sapta Cita Lawamena sebagai arah pembangunan ekonomi. Program tersebut menitikberatkan pada penguatan produksi daerah, peningkatan nilai tambah komoditas lokal, serta perluasan peluang usaha masyarakat.

Disperindag Provinsi Maluku menjadi salah satu perangkat daerah yang aktif mengawal peningkatan kapasitas pelaku usaha dan eksportir lokal. Melalui berbagai inovasi layanan, termasuk Pojok Layanan Lawamena (Lawamena Service Corner), pelaku UMKM dan eksportir mendapatkan pendampingan terpadu untuk memperluas akses perdagangan.

“Pemerintah Provinsi Maluku optimis tren peningkatan ekspor akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2026,” ucapya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....