Pemprov Maluku Jadikan Energizing Maluku 2026 Penggerak Ekonomi Daerah
- 12 Sep 2026 09:17 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Provinsi Maluku mendorong kolaborasi lintas sektor melalui Program Energizing Maluku 2026 yang resmi dibuka di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Sabtu 12 September 2026. Program tersebut diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengembangkan potensi daerah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Maluku.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Anton Lailosa menyebut program ini tidak sekadar menjadi agenda pembangunan, tetapi menjadi wadah kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat adat, lembaga pendidikan, generasi muda, dan masyarakat didorong mengambil peran dalam pembangunan Maluku.
“Energizing Maluku 2026 merupakan platform kolaborasi Pembangunan,” kata gubernur dalam sambutan tertulisnya.
Menurutnya, Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang besar di berbagai sektor, mulai dari kelautan dan perikanan, pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga energi. Potensi tersebut harus dikelola dengan baik dan dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia agar memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Penguatan kewirausahaan, inovasi, teknologi, serta pengembangan UMKM menjadi bagian penting dalam mendorong potensi tersebut menjadi kekuatan ekonomi baru. Karena itu, Maluku Energizing 2026 dirancang dengan mengintegrasikan pengembangan sumber daya manusia, ekonomi lokal, kewirausahaan, inovasi, teknologi, dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Maluku juga menegaskan pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha membutuhkan kepastian dan kemudahan, sementara masyarakat adat memiliki pengetahuan lokal yang dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan ekonomi daerah.
“Generasi muda juga mendapat perhatian khusus untuk menjadi bagian penting dalam ekosistem pembangunan Maluku. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan,” ujarnya menjelaskan.
Program Energizing Maluku 2026 diharapkan menghasilkan aksi nyata berupa pengembangan usaha, peningkatan kapasitas masyarakat, inovasi, investasi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan ekonomi lokal. Pemerintah juga berharap berbagai potensi Maluku dapat dikembangkan hingga mampu bersaing di pasar nasional dan global.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kerja sama, kolaborasi, dan inovasi. Sinergi tersebut diyakini mampu membawa Maluku menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....