Pendapatan SBB 2027 Diproyeksikan Rp1 Triliun
- 03 Sep 2026 20:57 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Piru — Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) memproyeksikan Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2027 mencapai Rp1.007.329.465.949,98 atau sekitar Rp1,007 triliun. Angka tersebut disampaikan Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama, S.Pd, dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten SBB dengan agenda Penyampaian Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027, Rabu (2/9/2026).
Dalam paparannya, Selfinus menjelaskan pendapatan daerah tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, serta Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah. Untuk PAD, pemerintah daerah merencanakan penerimaan sebesar Rp24.062.718.437.
Sementara Pendapatan Transfer menjadi komponen terbesar dengan proyeksi mencapai Rp968.069.167.044,68. Sedangkan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah direncanakan sebesar Rp15.197.580.468,30.
“Jumlah Pendapatan Daerah direncanakan dalam Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp1.007.329.465.949,98,” ujar Selfinus saat menyampaikan pengantar KUA-PPAS di hadapan anggota DPRD SBB.
Di sisi belanja, Pemerintah Kabupaten SBB mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.004.579.465.949,98. Belanja tersebut terdiri dari Belanja Operasi sebesar Rp761.719.943.830,78, Belanja Modal sebesar Rp105.663.286.624,20, Belanja Tidak Terduga sebesar Rp6 miliar, serta Belanja Transfer sebesar Rp131.196.235.495.
Selfinus mengatakan penyusunan target pendapatan dan belanja dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai kondisi, termasuk realisasi pelaksanaan APBD, kondisi ekonomi global, nasional dan regional, serta isu strategis daerah.
“Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 disusun dengan memperhatikan rencana belanja minimum daerah, capaian target kinerja program, perkiraan kondisi ekonomi global, nasional dan regional, serta isu strategis daerah,” jelasnya.
Khusus untuk pendapatan transfer, pemerintah daerah tetap mengacu pada rincian Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat. Karena itu, penyesuaian terhadap KUA-PPAS akan dilakukan setelah rincian Transfer ke Daerah diterima oleh Pemerintah Kabupaten SBB.
Menurut Selfinus, target pendapatan daerah juga mempertimbangkan realisasi pelaksanaan APBD, terutama sumber pendapatan yang memiliki pengaruh langsung terhadap arah kebijakan pembangunan daerah.
Dengan proyeksi pendapatan sekitar Rp1,007 triliun dan belanja sekitar Rp1,004 triliun, struktur anggaran 2027 juga memperhitungkan pembiayaan daerah sehingga posisi anggaran direncanakan tetap berimbang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....