BKSDA Maluku Uji Coba Anjing Pelacak Satwa
- 27 Agt 2026 20:07 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maluku bersama Wildlife Conservation Society-Indonesia Program (WCS-IP) menggelar uji coba Mobile Wildlife Detection Dog (WDD) di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan mencegah penyelundupan satwa liar melalui jalur transportasi laut.
"Uji coba ini kita lakukan sebagai upaya memperkuat pengawasan dan pencegahan peredaran satwa liar melalui jalur transportasi laut di Maluku,” kata Polisi Kehutanan BKSDA Maluku Deni Soewarlan, di Ambon, kemarin.
Deni mengaku, kegiatan ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari Balai Karantina, Kepolisian Pelabuhan (KPYS), Pelni, Pelindo, KSOP, hingga unsur TNI (Kodaeral IX dan Den Intel Kodam XV Pattimura).
Uji coba dilakukan di area dermaga bertepatan dengan aktivitas penumpang KM Sirimau dan KM Ceremai.
Ditambahkan, dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu ekor burung Kasturi Kepala Hitam (Lorius lory) tanpa pemilik dari rute perjalanan Sorong–Ambon.
Satwa yang ditemukan langsung dievakuasi ke Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku untuk menjalani masa karantina dan perawatan medis.
" Penerapan anjing pelacak ini diharapkan dapat memperketat pengawasan lalu lintas satwa ilegal sekaligus menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah Maluku," kata Deni menutup obrolannya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....