Polda Maluku ke Luhu, Konflik Tambang Jadi Sorotan

  • 18 Agt 2026 13:10 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Direktur Binmas Polda Maluku Kombes Pol Hujra Soumena, menemui warga Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Selasa (18/8/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung di Balai Desa Luhu, menyikapi pascakonflik antara sekelompok warga Desa Luhu dengan sekelompok warga RT 04 Jakarta Baru, Desa Lokki, pada Senin (27/7/2026).

Dalam pertemuan itu, Hujra Soumena mengatakan sebelumnya pihaknya telah mempertemukan pemerintah Desa Luhu dengan perwakilan warga RT 04 Jakarta Baru di Polda Maluku. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan titik temu.

Sehingga, ia memilih turun langsung ke Desa Luhu untuk mendengar aspirasi masyarakat terkait persoalan yang terjadi, khususnya menyangkut aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Hatu Tembaga.

Mantan Direktur Ditreskrimsus Polda Maluku itu juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan pertambangan.

Menurutnya, kawasan Gunung Batu Tembaga selama ini telah memberikan kontribusi bagi masyarakat. Namun, berbagai persoalan keamanan juga kerap terjadi di kawasan tersebut.

"Kalau persoalan kamtibmas di daerah tambang tersebut tidak bisa aman, maka dengan sendirinya negara yang akan mengambil alih gunung tersebut," tegasnya.

Hujra juga menyinggung minuman keras yang dinilai kerap menjadi pemicu terjadinya keributan.

Ia menyebut, terkait warga RT 04 Jakarta Baru yang ingin kembali beraktivitas di kawasan pertambangan, keputusan tersebut dikembalikan kepada masyarakat Desa Luhu.

"Kalau bisa diberikan kesempatan untuk bisa kembali bekerja, tetapi semuanya itu saya kembali kepada bapak/ibu yang ada," ujarnya.

Namun, ia memberikan peringatan tegas apabila konflik kembali terjadi.

"Apabila masih saja ada keributan, maka saya akan sampaikan kepada Bapak Kapolda Maluku untuk kita tutup," katanya.

Aspirasi Masyarakat

Dalam sesi penyampaian aspirasi, sejumlah tokoh masyarakat Desa Luhu secara tegas meminta agar warga RT 04 Jakarta Baru tidak kembali melakukan aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Hatu Tembaga yang berada di wilayah Desa Luhu.

Salem Payapo mengatakan, masyarakat Luhu menilai warga RT 04 Jakarta Baru kerap menjadi sumber persoalan keamanan di kawasan pertambangan.

Ia meminta Polda Maluku mempertimbangkan aspirasi masyarakat agar warga RT 04 Jakarta Baru tidak kembali beraktivitas di kawasan tambang.

Senada, H. Yusuf Suneth menegaskan bahwa kawasan Gunung Hatu Tembaga berada dalam wilayah Desa Luhu.

Ia meminta aktivitas pertambangan masyarakat tetap berjalan, namun warga RT 04 Jakarta Baru tidak diperbolehkan beraktivitas di kawasan tersebut.

Sementara Abd Rasyid Payapo meminta Pemerintah Desa Luhu melakukan penertiban terhadap aktivitas para penambang setelah pertemuan tersebut.

Hal serupa disampaikan Ari Samal. Ia meminta pemerintah desa segera melakukan penataan dan penertiban kembali terhadap para penambang agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Sedangkan Abd Rasid Lekka meminta pemerintah tidak menutup aktivitas pertambangan karena menyangkut sumber penghidupan masyarakat.

"Kita harus berpikir terhadap masyarakat yang ada, terutama masalah perut. Untuk itu kita semua mari sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang ada di gunung," ujarnya.

Soroti Status Tambang

Menanggapi aspirasi warga, Hujra Soumena mengatakan seluruh masukan yang disampaikan masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga keamanan sekaligus meminta agar warga RT 04 Jakarta Baru tidak kembali melakukan aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Hatu Tembaga.

Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga situasi keamanan di Kecamatan Huamual, khususnya di kawasan pertambangan.

Hujra juga mengungkapkan bahwa aktivitas pertambangan di kawasan Gunung Hatu Tembaga tersebut merupakan aktivitas ilegal.

"Kita semua ketahui bahwa areal tambang yang ada di Gunung Tembaga itu merupakan ilegal, namun kita juga berpikir terkait dengan kehidupan masyarakat saat ini," katanya.

Sekedar tahu, pertemuan tersebut turut dihadiri Kapolsek Huamual Iptu L. Soplanit, Kepala Desa Luhu H. Abd Gani Kaliky, Sekretaris Desa Luhu Amir Hatala, Ketua Satgas Desa Luhu Uztd. Qasim Kaliky, sejumlah tokoh masyarakat serta sekitar 400 warga Desa Luhu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....