Festival Film Pelajar Maluku 2026 Tampilkan Delapan Film Terbaik Karya Pelajar

  • 12 Agt 2026 20:09 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Festival Film Pelajar Maluku (FFPM) 2026 memasuki tahapan penting dengan menggelar sesi screening, sosialisasi, dan diskusi film yang menampilkan delapan film nominasi terbaik karya pelajar se-Maluku yang dilakukan di Kantor OJK Maluku,12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi ruang apresiasi sekaligus wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kreativitas dan perspektif mereka dalam mengangkat kekayaan budaya Maluku melalui sinema.

Program Manager FFPM 2026, Dina Mustika Sari, dalam sambutannya mengatakan rangkaian penyelenggaraan festival hingga saat ini telah mencapai progres sekitar 70 persen.

“Telah kami selesaikan tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, sosialisasi program yang menjangkau 11 kabupaten/kota, serta pelatihan produksi film atau workshop daring dengan melibatkan narasumber profesional,” ujar Dina.

Dari rangkaian tersebut, panitia menghimpun puluhan ide cerita orisinal dari pelajar. Ide-ide tersebut kemudian melalui proses kurasi hingga menghasilkan karya-karya film yang ditampilkan dalam sesi screening.

Sebanyak delapan film nominasi terbaik dipilih melalui proses kurasi berdasarkan sejumlah aspek, di antaranya orisinalitas, kekuatan narasi, relevansi budaya, dan kualitas teknis. Masing-masing film memiliki durasi sekitar lima hingga 10 menit.

Selain screening, kegiatan juga diramaikan dengan Live E-Voting Film Terfavorit. Para pelajar yang hadir diberikan kesempatan menentukan film favorit mereka melalui sistem e-voting yang disediakan panitia.

Hasil pemungutan suara tersebut akan menjadi dasar penentuan penghargaan untuk kategori film favorit penonton.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi dan bedah karya bersama narasumber untuk membahas pesan, ide, serta proses kreatif yang melatarbelakangi pembuatan film-film karya pelajar tersebut.

Dina menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan FFPM 2026, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, Balai Pelestarian Kebudayaan Provinsi Maluku, Universitas Terbuka (UT) Ambon, para sineas, dewan juri, panitia, guru pendamping, serta berbagai mitra pendukung lainnya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan ruang bagi pelajar Maluku untuk berkembang dan berani berkarya di bidang perfilman.

“Dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian adalah pijar utama yang memungkinkan para pelajar Maluku untuk terus berkarya dan bersinar di dunia perfilman,” katanya.

Mengusung tema “Eksplorasi Budaya dalam Bingkai Sinema”, FFPM 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang menonton film, tetapi juga ruang dialog dan inspirasi untuk memperkuat kebanggaan terhadap identitas budaya Maluku.

Festival ini sekaligus menunjukkan bahwa pelajar Maluku memiliki kemampuan untuk menyampaikan gagasan, cerita, dan perspektif mereka melalui karya sinema yang kreatif dan inspiratif.

“Selamat menikmati karya-karya terbaik anak negeri. Mari kita tunjukkan bahwa pelajar Maluku mampu menyuarakan perspektifnya melalui lensa sinema yang inspiratif,” tutup Dina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....