Debit Air Permukaan di Wilayah Passo Masih Aman

  • 11 Agt 2026 13:13 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Memasuki musim kemarau, kondisi debit air permukaan di wilayah Passo, Kota Ambon, masih terpantau aman. Ketersediaan air hingga saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, meski curah hujan mulai berkurang.

"Untuk Wainitu maupun Mangga Dua, debit air mengalami penurunan seiring curah hujan yang mulai berkurang. Yang masih relatif aman itu di wilayah Passo," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima di Ambon, Selasa, 11 Agustus 2026.

Menurutnya, masih tersedianya pasokan air di wilayah Passo karena kondisi hutan di kawasan tangkapan air masih sangat terawat dan terjaga.

Sehingga meskipun ditengah ancaman fenomena El Nino dan kemarau, Perumdam Tirta Yapono belum menyiapkan sumur dalam (sumur bor) untuk wilayah tersebut.

"Untuk Passo, kami belum menyiapkan sumur dalam karena sumber airnya masih sangat baik. Pasokan dari sana melayani wilayah Passo, Negeri Lama, BTN, dan ke depan juga akan melayani Benteng Karang," ucapnya

Di sisi lain, pihak Perumdam juga terus memperluas cakupan pelayanan air bersih kepada pelanggan. Misalnya di kawasan Benteng Karang, hampir 80 pelanggan telah mendaftarkan sambungan baru dan ditargetkan mulai menikmati layanan air bersih pada Agustus 2026.

"Kami berharap proses pembayaran pemasangan sambungan rumah dapat segera diselesaikan sehingga pada bulan ini masyarakat Benteng Karang sudah bisa menikmati layanan air bersih,” ujarnya.

Dia mengaku, selama ini, sebagian warga Benteng Karang masih mengandalkan air hujan atau membeli air melalui mobil tangki yang tentunya membutuhkan biaya lebih besar.

Pengembangan jaringan juga dilakukan di Lorong Batako, Farmasi Atas. Sekitar 50 pelanggan telah mendaftarkan sambungan baru dan pemasangan ditargetkan rampung pada Agustus ini.

Perumdam bahkan menemukan jaringan air bersih di salah satu kawasan RT Farmasi Atas yang telah dibangun sekitar 10 hingga 15 tahun lalu, namun belum pernah difungsikan.

Pada minggu kedua Agustus, tim teknis akan melakukan uji distribusi untuk memastikan jaringan tersebut masih layak digunakan. Apabila ditemukan kerusakan, perbaikan akan segera dilakukan.

"Yang terpenting, masyarakat dapat memperoleh akses air bersih sesuai instruksi Bapak Wali Kota, karena penyediaan air bersih merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kota Ambon," kata Saimima menutup obrolannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....