BMKG Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Maluku

  • 14 Sep 2026 11:06 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Pattimura Ambon mengeluarkan peringatan dini terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Maluku.

Peringatan tersebut dirilis pada Senin, 14 September 2026, berdasarkan Sistem Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan BMKG atau SPARTAN.

BMKG menyebut, tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah di wilayah Maluku berada pada kategori Aman (Low) hingga Sangat Mudah (Very High). Kondisi ini menggambarkan potensi bahan-bahan ringan yang mudah terbakar, seperti humus permukaan, sampah dedaunan kering, alang-alang, dan material ringan lainnya.

Sementara itu, pada lapisan menengah permukaan tanah, tingkat kemudahan terbakar berada pada kategori Tidak Mudah (Moderate) hingga Sangat Mudah (Very High). Indikator ini berkaitan dengan tingkat kekeringan bahan organik pada kedalaman sekitar 5 hingga 10 sentimeter serta bahan kayu ringan seperti ranting dan semak belukar.

BMKG juga mencatat potensi penyebaran api di wilayah Maluku berada pada kategori Sedang (Moderate) hingga Sangat Tinggi (Very High). Indikator ini menunjukkan bahwa apabila kebakaran terjadi, api berpotensi menyebar dengan cepat, terutama pada area padang rumput atau alang-alang.

Selain itu, indeks cuaca kebakaran atau Fire Weather Index (FWI) di Maluku berada pada kategori Sedang hingga Sangat Tinggi. FWI menggambarkan besarnya intensitas api apabila terjadi kebakaran dan sangat dipengaruhi oleh kondisi penyebaran api serta tingkat kekeringan bahan bakar.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi lingkungan terkini sebagai langkah mitigasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

BMKG juga menyarankan koordinasi dengan kementerian, dinas, serta lembaga terkait di daerah untuk pemanfaatan informasi potensi karhutla tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....