BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Maluku

  • 10 Agt 2026 16:26 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Maluku. Informasi tersebut berlaku mulai 11 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT hingga 12 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT.

BMKG mencatat pola angin di wilayah Maluku secara umum bergerak dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan berkisar antara 6 hingga 20 knot. Kecepatan angin tertinggi hingga 20 knot berpotensi terjadi di wilayah Perairan Selatan Pulau Buru, Laut Arafuru Bagian Barat, dan Laut Arafuru Bagian Tengah.

Dalam peringatan dini tersebut, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,50 meter atau kategori sedang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah perairan Maluku.

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang sedang meliputi Perairan Utara Pulau Buru, Perairan Selatan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Utara Maluku Tengah, Perairan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Sermata–Leti, Laut Arafuru Bagian Barat, serta Laut Arafuru Bagian Tengah.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang melakukan aktivitas di laut, terutama nelayan dan pengguna jasa transportasi laut. BMKG mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran apabila kecepatan angin dan tinggi gelombang memenuhi ambang tertentu.

Untuk perahu nelayan, risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dapat terjadi ketika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Sementara kapal tongkang berisiko ketika angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter.

BMKG juga menyebutkan kapal feri memiliki risiko ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. Sedangkan kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar perlu mewaspadai kondisi ketika angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4 meter.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir sekitar area yang berpeluang mengalami gelombang sedang agar tetap waspada dan memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim sebelum melakukan aktivitas di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....