BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Maluku

  • 04 Agt 2026 10:29 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pesisir Maluku mulai 4 hingga 22 Agustus 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak pasang maksimum air laut.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin, S.Si, menjelaskan potensi banjir rob dipicu oleh fenomena Fase Bulan Perigee pada 10 Agustus 2026 dan Bulan Purnama pada 13 Agustus 2026 yang dapat meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum. Berdasarkan hasil pemantauan data water level dan prediksi pasang surut, kondisi tersebut berpotensi memicu banjir pesisir di sejumlah wilayah Maluku.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kepulauan Kei, Kepulauan Aru, dan Kepulauan Tanimbar. BMKG menyebut waktu terjadinya gelombang pasang dan banjir rob dapat berbeda di setiap daerah, baik hari maupun jam kejadiannya.

Menurut Mujahidin, potensi banjir rob dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di kawasan pesisir, terutama kegiatan bongkar muat di pelabuhan serta aktivitas warga yang bermukim di sekitar pantai. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik, tetap waspada, serta terus memantau informasi cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi Stasiun Meteorologi Maritim Ambon maupun kantor BMKG terdekat sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan kondisi cuaca dan pasang air laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....