Waspada! Gelombang Setinggi 4 Meter Berpeluang Melanda Perairan Maluku Pekan Ini

  • 02 Agt 2026 18:53 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang laut untuk wilayah perairan Maluku yang berlaku mulai 3 hingga 4 Agustus 2026 pukul 09.00 WIT. Masyarakat, terutama nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang sedang hingga tinggi.

Berdasarkan informasi BMKG, pola angin di wilayah Maluku umumnya bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan rata-rata 6–25 knot. Peningkatan kecepatan angin berpotensi mencapai lebih dari 25 knot, terutama di wilayah Laut Banda serta Laut Arafuru bagian barat dan tengah, sehingga memicu peningkatan tinggi gelombang.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Johannis Steven H. Kakiailatu menjelaskan bahwa gelombang setinggi 1,25–2,50 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Perairan Utara dan Selatan Pulau Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Ambon–Lease, Perairan Maluku Tengah, Perairan Seram Bagian Timur, Kepulauan Banda Neira, Kepulauan Aru bagian utara, Kepulauan Sermata–Leti, Perairan Wetar, hingga Laut Banda.

Sementara itu, gelombang tinggi berkisar 2,50–4,00 meter diperkirakan berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Kai, Perairan Selatan Kepulauan Aru, Perairan Barat dan Timur Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Babar, serta Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Kakiailatu mengimbau masyarakat pesisir dan para pelaku pelayaran agar memperhatikan risiko keselamatan. Kondisi ini berisiko bagi perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry, hingga kapal berukuran besar apabila kecepatan angin dan tinggi gelombang melebihi batas aman pelayaran.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang laut serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....