NTP Maluku Naik 2,84 Persen, Kakao hingga Pala Dongkrak Harga Produksi Petani

  • 10 Agt 2026 13:16 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku pada Juli 2026 tercatat mengalami peningkatan 2,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala BPS Maluku Maritje Pattiwaellapia menyebut, NTP Maluku naik dari 92,68 pada Juni menjadi 95,32 pada Juli 2026.

Kenaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 1,25 persen. Sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang kenaikan di antaranya kakao atau cokelat biji, gabah, pala biji, dan cabai merah.

Di sisi lain, indeks harga yang dibayar petani (Ib) justru mengalami penurunan sebesar 1,54 persen pada Juli 2026. Penurunan ini antara lain dipengaruhi turunnya harga ikan cakalang, bawang merah, ikan layang, dan ikan tongkol.

“Dari 38 provinsi di Indonesia, 26 provinsi alami peningkatan NTP dan 12 provinsi alami penurunan NTP,” kata Pattiwaellapia

Dijelaskan, peningkatan NTP pada Juli 2026 disumbangkan oleh tiga subsektor yakni tanaman pangan yang tumbuh 2,76 persen, tanaman perkebunan rakyat 6,17 persen, dan peternakan sebesar 1,23 persen. Sementara dua subsektor lainnya masih mengalami penurunan NTP.

“Subsektor hortikultura turun 2,41 persen, sedangkan subsektor perikanan turun 0,55 persen pada Juli 2026,” ujar Pattiwaellapia.

Ditambahkan, meski mengalami peningkatan, posisi NTP Maluku secara nasional masih berada di urutan ke-37 dari 38 provinsi. Dengan NTP sebesar 95,32, Maluku hanya berada satu tingkat di atas Papua Pegunungan yang mencatat NTP terendah secara nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....