Komoditi Beras Jadi Penyumbang Terbesar Garis Kemiskinan di Maluku
- 06 Agt 2026 11:06 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat beras masih menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar terhadap pembentukan garis kemiskinan di Provinsi Maluku pada Maret 2026. Komoditas pangan tersebut memberikan pengaruh besar baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.
Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia mengatakan komoditas makanan masih memiliki peranan lebih besar dibandingkan komoditas bukan makanan dalam pembentukan garis kemiskinan. Tercatat pada Maret 2026, beras memberikan sumbangan terbesar terhadap garis kemiskinan, yakni 27,44 persen di perkotaan dan 27,53 persen di perdesaan.
“Hal ini menunjukkan kebutuhan pangan menjadi faktor utama dalam pengeluaran masyarakat,” kata Pattiwaellapia.
Selain beras, rokok kretek filter menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar kedua terhadap garis kemiskinan. Sumbangannya mencapai 9,12 persen di wilayah perkotaan dan 6,33 persen di wilayah perdesaan.
Komoditas lain yang turut memberi pengaruh antara lain roti, tongkol, tuna, cakalang, gula pasir, mie instan, dan bawang merah. Besaran kontribusi masing-masing komoditas berbeda antara wilayah perkotaan dan perdesaan.
“Untuk komponen nonmakanan, tercatat perumahan menjadi penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan. Selain itu, kebutuhan angkutan, listrik, pendidikan, bensin, perlengkapan mandi, serta perawatan diri juga menjadi bagian dari pengeluaran masyarakat,” ujar Pattiwaellapia merincikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....