Hadapi Kemarau & El Nino, Pasokan Air Bersih di Ambon Dipastikan Tetap Aman
- 30 Jul 2026 08:37 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Perumdam Tirta Yapono memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan normal meski menghadapi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan air melalui pemanfaatan sumur cadangan dan pembangunan sumur dalam.
"Kalau ada perubahan musim, debit air tetap menurun. Oleh karena itu, Perumdam Tirta Yapono telah mengantisipasi hal itu jauh-jauh hari," kata Pieter dalam dialog di PRO1 RRI Ambon, Kamis 30 Juli 2026.
Dijelaskan, untuk pemanfaatan sumur cadangan dilakukan guna menjaga suplai air di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami penurunan debit. Salah satunya di kawasan Kusu-Kusu yang menyuplai air ke bak Mangga Dua dengan kebutuhan sekitar dua ribu kubik per hari, dimana pasokan tambahan berasal dari sumur cadangan di Pohon Pule dan Batung Gantung Dalam.
Langkah serupa juga dilakukan untuk wilayah Wainitu yang melayani sekitar 4.500 kepala keluarga. Perumdam Tirta Yapono memasok tambahan air dari sumur cadangan agar distribusi kepada pelanggan tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan hingga saat ini.
Selain Wainitu dan Kusu-Kusu, kawasan Batu Gajah juga telah dipersiapkan dengan dukungan suplai dari sumur dalam sebagai langkah menghadapi penurunan debit sumber air permukaan. Pieter memastikan seluruh pelanggan masih mendapatkan layanan air bersih yang cukup berkat berbagai upaya antisipasi yang telah dilakukan.
“Pelayanan air bersih menjadi kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi perhatian utama Pemerintah Kota Ambon,” ucapnya.
Dikatakan, dengan dukungan pemerintah, Perumdam Tirta Yapono akan membangun empat sumur dalam sebagai upaya memperkuat ketersediaan sumber air. Pembangunan sumur dalam tersebut dilakukan secara bertahap, dimulai dari Wayame yang telah selesai dikerjakan, kemudian dilanjutkan di Lateri, Bentas, dan Halong Atas.
“Pembangunan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengantisipasi dampak perubahan musim dan El Nino terhadap sumber air permukaan,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Saimima berharap pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga, baik saat musim kemarau maupun ketika terjadi penurunan debit air akibat faktor alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....