Krisis Air Pulau Ay, Gubernur Dorong Pemkab Malteng Respons Cepat

  • 18 Agt 2026 09:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID.Ambon: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mendorong pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) untuk bertindak cepat dan efisien dalam mengatasi masalah air bersih yang melanda Pulau Ay, Banda, Kabupaten Malteng.

Gubernur menegaskan bahwa persoalan air bersih tidak boleh dibiarkan berlarut karena menyangkut kebutuhan utama masyarakat. Pemkab Malteng harus segera meningkatkan respons dan memastikan distribusi air bersih berjalan tepat sasaran.

"Untuk krisis air di Pulau Ay Banda, saya sudah koordinasi dengan Bupati Maluku Tengah untuk kita segera mengambil tindakan mengatasi masalah itu," kata Gubernur Maluku, di Ambon, kemarin.

Menurutnya, keterbatasan anggaran akibat efisiensi tidak boleh mengurangi semangat pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya kira meskipun kita dalam kondisi efisiensi keuangan, kita bukan berarti niat kita, semangat kita itu surut. Kita akan tetap semangat untuk mengabdi untuk kepentingan masyarakat di daerah Maluku,"ucapnya

Sekadar tahu, kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih pada beberapa wilayah di Maluku. Terparah dialami oleh warga di Pulau Ay, Kecamatan Banda, Malteng.

Persediaan air bersih di wilayah tersebut semakin menipis. Bahkan, sebagian warga mulai kehabisan stok air untuk memenuhi kebutuhan harian.

Kondisi tersebut memaksa warga mencari alternatif untuk mendapatkan air bersih. Bagi warga yang mampu, air terpaksa dibeli dengan harga sekitar Rp5.000 per jerigen berukuran lima liter.

Sementara warga yang tidak memiliki kemampuan untuk membeli air harus berjalan cukup jauh menuju sumur yang berada di ujung barat Pulau Ay.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....