Ekspor Komoditi Maluku lewat Pelabuhan Luar Melonjak 28 Persen

  • 14 Jul 2026 08:50 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kinerja ekspor komoditi asal Provinsi Maluku yang dikirim melalui pelabuhan di luar daerah menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia mengungkapkan pada periode Januari-Mei 2026, nilai ekspor tersebut melonjak hingga 28,01 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumya.

Peningkatan signifikan didorong oleh meroketnya ekspor beberapa komoditi unggulan, terutama kelompok kopi, teh, dan rempah-rempah yang mencapai 1.012,32 persen.

Selain komoditi utama tersebut, kenaikan juga terjadi pada kelompok perhiasan sebesar 99,43 persen, disusul kelompok lak, getah, damar, serta kayu. Namun di sisi lain, ekspor kelompok ikan dan udang justru mengalami penurunan sebesar 25,18 persen, begitu pula dengan komoditi rumput laut yang menyusut.

"Meskipun secara kumulatif rumput laut turun, namun khusus pada bulan Mei 2026, ekspor komoditi ini bersama perhiasan melonjak tajam sehingga mendorong kenaikan nilai ekspor bulanan mencapai US$ 2,70 juta,” kata Pattiwaellapia.

Dikatakan, untuk periode Januari-Mei 2026, Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang menjadi pintu muat paling mendominasi dengan kontribusi sebesar 69,39 persen terhadap total ekspor. Selain Tangerang, lonjakan arus ekspor ini juga ditopang melalui Bandara Ngurah Rai Denpasar dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.

Sementara pada bulan Mei 2026, ekspor komoditi asal Maluku dilakukan melalui Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya), Pelabuhan Soekarno Hatta (Makassar), Bandara Soekarno Hatta (Tanggerang) dan Bandara Ngurah Rai (Denpasar). Adapun ekspor barang mengalami kenaikan secara tahunan sebesar 16,02 persen, kenaikan disebabkan oleh meningkatnya ekspor melalui Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Ngurah Rai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....