Ekonomi Maluku Tumbuh 5,31 Persen, Listrik & Gas Penyumbang Tertinggi
- 05 Agt 2026 20:40 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat ekonomi Maluku pada Triwulan II 2026 tumbuh 5,31 persen secara tahunan (year on year). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sebagian besar lapangan usaha dengan sektor pengadaan listrik dan gas menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi.
Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia dalam paparannya, Rabu 5 Agustus 2026 menjelaskan lapangan usaha pengadaan listrik dan gas tumbuh 16,70 persen, diikuti penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 15,92 persen. Sementara itu, sektor konstruksi tumbuh 7,15 persen dan jasa pendidikan meningkat 6,73 persen.
“Secara year-on-year, pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha,” kata Pattiwaellapia.
Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen impor luar negeri yang mencapai 109,29 persen. Selanjutnya diikuti pengeluaran konsumsi LNPRT sebesar 8,33 persen, konsumsi rumah tangga 6,62 persen, PMTB 6,17 persen, konsumsi pemerintah 4,26 persen, serta ekspor luar negeri 1,57 persen.
Secara quarter-to-quarter (q-to-q), ekonomi Maluku juga tumbuh 1,11 persen dibandingkan Triwulan I 2026. Meski demikian, beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi, yakni pertanian, kehutanan dan perikanan, pertambangan dan penggalian, transportasi dan pergudangan, serta jasa keuangan dan asuransi.
Lapangan usaha pengadaan listrik dan gas kembali mencatat pertumbuhan tertinggi secara triwulanan sebesar 18,63 persen. Konstruksi tumbuh 13,18 persen, disusul jasa lainnya sebesar 4,76 persen dan jasa pendidikan sebesar 4,72 persen.
“Pada sisi pengeluaran secara q-to-q, impor luar negeri tumbuh 37,12 persen dan ekspor luar negeri meningkat 33,26 persen,”ujarnya.
Selain itu, pengeluaran konsumsi pemerintah tercatat tumbuh 18,52 persen, sedangkan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) meningkat 4,02 persen. Capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi Maluku pada Triwulan II 2026 tetap bergerak positif di tengah dinamika berbagai sektor usaha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....