Densus 88 dan Pemkot Ambon Perkuat Pencegahan Radikalisme
- 10 Jul 2026 19:09 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Maluku Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Polri memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dalam upaya mencegah penyebaran paham radikal. Komitmen tersebut dibahas dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Ambon.
Pertemuan itu dihadiri Kepala Satgaswil Maluku Densus 88 AT Polri, Kombes Pol I Wayan Sukarena dan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena bersama jajaran terkait. Audiensi difokuskan pada penguatan program pencegahan dini dan deradikalisasi di tengah masyarakat.
Kombes Pol. I Wayan Sukarena menegaskan keberhasilan pencegahan radikalisme tidak dapat dilakukan oleh aparat keamanan semata. Keterlibatan aktif pemerintah daerah sangat diperlukan untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat.
"Program deradikalisasi dan pencegahan dini membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah," kata I Wayan Sukarena.
Ia menjelaskan, Densus 88 selama ini telah menjalankan berbagai program pencegahan di Kota Ambon. Namun, sosialisasi perlu diperluas dengan menyasar kelompok rentan seperti remaja dan pelajar.
Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah potensi penyebaran paham radikal melalui ruang digital. Karena itu, Densus 88 mendorong adanya edukasi penggunaan gawai secara bijak bagi generasi muda.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan Densus 88. Pemkot Ambon akan melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam program pengawasan digital terpadu.
"Kami akan memperkuat edukasi di sekolah-sekolah agar pelajar memiliki benteng moral yang kuat dan tidak mudah terpengaruh hoaks maupun konten radikal," ujar Bodewin.
Ia berharap kemitraan antara Pemkot Ambon dan Densus 88 AT Polri terus diperkuat demi menjaga keamanan dan toleransi di Kota Ambon. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang cerdas digital serta berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....