Gempa M4,8 Laut Banda Tidak Berpotensi Tsunami

  • 21 Mei 2026 08:31 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Gempa tektonik mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Tengah, Kamis 21 Mei 2027 pada pukul 08.12 WIT. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo M4,8 dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Direktur Gempabumi dan Tsunami Wijayanto menjelaskan, episenter gempa berada pada koordinat 6,08 LS dan 130,49 BT atau sekitar 228 kilometer arah barat laut Tanimbar, Maluku, dengan kedalaman 131 kilometer. Gempa ini termasuk jenis gempa menengah akibat aktivitas deformasi batuan di dalam Lempeng Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip,” ucapnya.

BMKG mencatat guncangan gempa dirasakan di wilayah Wuar Labobar dan Molu Maru, Maluku Tenggara Barat, serta Amahai, Maluku Tengah. Intensitas gempa berkisar II hingga III MMI, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Meski demikian, hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan BMKG juga memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

BMKG turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan aman sebelum kembali memasuki rumah pascagempa.

BMKG menegaskan informasi resmi terkait gempa bumi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BMKG yang telah terverifikasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....